Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Awas! Ini Efek Samping Jika Terlalu Banyak Makan Keju

📅 Senin, 26 Jun 2023, 16:25 WIB | Oleh:
Awas! Ini Efek Samping Jika Terlalu Banyak Makan Keju Doc: Eat This Not That/Shutterstock
Ket. Ilustrasi

Keju memang memiliki rasa yang lezat, apalagi di saat menjadi pelengkap hidangan apa pun, mulai dari pizza hingga taco, dan bahkan sepiring charcuterie yang mewah. Nyatanya, mengonsumsi keju secara berlebihan dapat memicu berbagai efek samping yang dapat berdampak pada kesehatan tubuh.

"Efek-efek ini dapat dipicu oleh beberapa faktor seperti kandungan lemak yang tinggi pada keju, komposisi hormonal dari produk susu, potensi respon inflamasi terhadap lemak jenuh, dan risiko kontaminasi bakteri pada beberapa jenis keju," kata ahli gizi Mary Sabat MS, RDN, LD.

"Penting untuk menjaga pola makan yang seimbang dan bervariasi untuk mengurangi risiko ini dan meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan secara keseluruhan," tambahnya.

Dilansir dari Eat This Not That, berikut efek samping mengonsumsi keju berlebihan.

1. Sembelit

Keju yang dikonsumsi secara berlebihan dapat menyebabkan sembelit. Sebab, keju tinggi lemak dan rendah serat yang dapat memperlambat pencernaan dan mempersulit feses melewati usus.

"Hal ini dapat menyebabkan jarang buang air besar dan kesulitan membuang kotoran. Dalam jangka pendek, mengonsumsi keju dalam jumlah besar dapat menyebabkan rasa tidak nyaman dan kembung, sementara konsumsi berlebihan dalam jangka panjang dapat menyebabkan sembelit kronis," kata Sabat.

2. Peradangan

Sabat menjelaskan, mengonsumsi kasein, protein yang ditemukan dalam susu dan merupakan komponen utama keju, berpotensi menyebabkan berbagai efek samping dan masalah kesehatan. Salah satu efek samping yang signifikan terkait konsumsi kasein adalah peradangan.

"Pada beberapa individu, kasein dapat memicu respon imun dan menyebabkan peradangan dalam tubuh. Respon inflamasi ini dapat bermanifestasi dalam berbagai gejala, termasuk masalah pencernaan, masalah kulit, ketidaknyamanan pernapasan, dan bahkan nyeri sendi. Bagi individu yang memiliki alergi atau sensitivitas terhadap kasein, sistem kekebalan tubuh mengenali kasein sebagai ancaman dan melepaskan mediator inflamasi, yang menyebabkan reaksi yang merugikan," jelasnya.

3. Sakit maag

Keju adalah sumber lemak yang kaya dan dapat memicu mulas pada individu yang rentan. Menurut Sabat, jika dikonsumsi secara berlebihan, kandungan lemak pada keju dapat mengendurkan lower esophageal sphincter (LES), otot yang biasanya mencegah asam lambung mengalir kembali ke kerongkongan.

"Hal ini dapat menyebabkan sensasi terbakar di dada dan tenggorokan. Seiring waktu, nyeri ulu hati kronis dapat merusak lapisan kerongkongan dan menyebabkan kondisi yang lebih serius seperti penyakit refluks gastroesofagus (GERD)," ucapnya.

4. Timbul jerawat

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.