Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jakarta Lebih Terbuka dari Pusat

📅 Sabtu, 24 Jun 2023, 05:21 WIB | Oleh:
Jakarta Lebih Terbuka dari Pusat Doc: ANTARA/Ho-Lembaga Negara Komisi Informasi Pusat
Ket. Lembaga Negara Komisi Informasi Pusat (KI Pusat) RI mengumumkan nilai Indeks Keterbukaan Informasi Publik (IKIP) DKI Jakarta 2023 sebesar 76,67.

JAKARTA - Nilai keterbukaan informasi publik DKI Jakarta mencapai 76,67. Angka ini lebih tinggi dari yang dicapai nasional 75,4. Kondisi keterbukaan publik ini disampaikan Lembaga Negara Komisi Informasi (KI) Pusat. "Itu artinya, DKI Jakarta berada di posisi sedang," ujar Ketua KI Provinsi DKI Jakarta, Harry Ara Hutabarat,dalamketerangan di Jakarta, Jumat (23/6).

Harry menjelaskan hasil tersebut merupakan perolehan final penilaian forum penyelia National Assessment Council (NAC) oleh Komisi Informasi Pusat dalam acara lokakarya di Jakarta 13-15 Juni. Adapun angka tersebut merupakan potret secara umum keterbukaan informasi publik Provinsi DKI Jakarta.

Penilaian mencakup aspek dimensi fisik-politik, ekonomi, dan hukum. Tiga aspek itu merupakan bidang-bidang penting dalam pondasi berbangsa dan bernegara. Selain itu, hasil survei keterbukaan informasi dapat menjadi acuan untuk memenuhi hak kedaulatan rakyat demi meningkatkan partisipasi dan akses informasi.

Harry berharap nantinya hal itu bisa mendorong Provinsi DKI Jakarta secara simultan melakukan perbaikan dan peningkatan implementasi keterbukaan informasi publik. Indeks Keterbukaan Informasi Publik (IKIP) menganalisis tiga aspek penting yang meliputi kepatuhan badan publik terhadap UU KIP, persepsi masyarakat terhadap UU KIP, dan kepatuhan badan publik terhadap pelaksanaan keterbukaan informasi publik.

Ini terutama kepatuhan dalam melaksanakan sengketa informasi untuk menjamin hak masyarakat atas informasi. Karena itu, Komisi Informasi Provinsi DKI berharap seluruh pihak terkait dapat mendukung optimalisasi pelaksanaan UU 14/2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik di semua sektor.

IKIP menjadi landasan kebijakan bagi pihak terkait untuk meningkatkan keterbukaan informasi. "Jakarta makin informatif, transparan, akuntabel, dan partisipatif," ujar Harry. Ini akan membuka ruang bagi publik terlibat dalam kebijakan. Dengan begitu, good governance (pemerintahan yang bagus) bukan sekadar lip service (basa basi) tapi menjadi budaya bersama.

Hapus Sanksi

Sementara itu, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta menerapkan kebijakan penghapusan sanksi administrasi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB). Program ini diluncurkan dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-496 Kota Jakarta. Kepala Unit Pusdatin Bapenda DKI Jakarta, Morris Danny Siregar, mengatakan program penghapusan sanksi denda administrasi PKB dan BBNKB diberlakukan sejak tanggal 22 Juni atau bertepatan dengan perayaan HUT ke-496 Kota Jakarta.

"Program penghapusan sanksi administrasi PKB dan BBNKB akan berakhir tanggal 29 Desember," ujar Morris Danny Siregar, dikutip jakartagoid, Jumat (23/6). Ia menjelaskan penghapusan sanksi administrasi diberikan terhadap bunga atau denda tanpa permohonan wajib pajak melalui penyesuaian sistem pajak daerah. "Penghapusan sanksi administrasi diberikan kepada wajib pajak yang melakukan pembayaran pokok pajak terhitung mulai tanggal 22 Juni," jelasnya.

Morris menjelaskan Pemprov DKI melalui kebijakan ini mau menunjukkan komitmen dalam memberi kemudahan dan insentif kepada masyarakat yang terdampak pandemi. "Keringanan pajak akan mendorong pendekatan lebih proaktif dalam pembayaran pajak pemilik kendaraan bermotor Jakarta," jelasnya. Untuk itu, lanjut Morris, warga Jakarta diharapkan dapat memanfaatkan program penghapusan sanksi administrasi PKB dan BBNKB.

"Melalui penerapan kebijakan ini tidak sekadar memberikan manfaat jangka pendek, tetapi juga mampu membentuk kesadaran yang lebih baik dalam membayar pajak di masa depan," ucapnya. Morris menambahkan, pemilik kendaraan dapat memenuhi kewajiban lebih mudah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kombinasi El Nino Kuat & Monsun Australia! Sulut Terancam Kemarau Ekstrem dan Karhutla Parah!
    Preview komentar:
    Kontak Call Center Resmi Bank Neo? Segera hubungi WhatsApp ...
    Kontak Call Center Resmi Bank Neo? Segera hubungi WhatsApp ...
  • Merubah Ruang Publik Menjadi Panggung Seni dan Budaya
    Preview komentar:
    Berapa WA Bank Neo? Nomor WhatsApp resmi BNC 'Neobank' ...
    Berapa WA Bank Neo? Nomor WhatsApp resmi BNC 'Neobank' ...
  • Bikin Haru! Sukses Pukau Upacara HUT RI, Anak-Anak SDN Cibatok Dihadiahi Liburan ke Taman Safari!
    Preview komentar:
    Berapa WA Bank Neo? Nomor WhatsApp resmi BNC 'Neobank' ...
    Berapa WA Bank Neo? Nomor WhatsApp resmi BNC 'Neobank' ...
Luar Negeri
Utang Meningkat, Rakyat Jep...
Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.