Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Intelijen AS: Tidak Ada Bukti Covid Dibuat di Lab Tiongkok

📅 Sabtu, 24 Jun 2023, 09:29 WIB | Oleh: Tim Penulis
Intelijen AS: Tidak Ada Bukti Covid Dibuat di Lab Tiongkok Doc: Sciencenews.org
Ket. Institut Virologi Wuhan sekali lagi menjadi pusat spekulasi tentang asal mula pandemi Covid-19.

WASHINGTON - Kepala intelijen AS mengatakan pada Jumat (23/6) bahwa tidak ada bukti bahwa virus Covid-19 dibuat di laboratorium penelitian Wuhan milik pemerintah Tiongkok.

Dalam laporan yang tidak diklasifikasikan, Kantor Direktur Intelijen Nasional (ODNI) mengatakan mereka tidak memiliki informasi yang mendukung klaim baru-baru ini bahwa tiga ilmuwan di laboratorium adalah yang pertama kali terinfeksi Covid-19 dan mungkin telah menciptakan virus itu sendiri.

Berdasarkan intelijen yang dikumpulkan oleh berbagai lembaga anggota komunitas intelijen AS (IC), laporan ODNI mengatakan beberapa ilmuwan di laboratorium Wuhan telah melakukan rekayasa genetika terhadap virus corona yang mirip dengan Covid-19.

Tetapi AS "tidak memiliki informasi" yang menunjukkan bahwa mereka telah melakukan pekerjaan seperti itu pada virus Covid-9 tertentu, yang dikenal sebagai SARS-CoV-2, atau pada "nenek moyang dekat, atau virus tulang punggung yang terkait erat-cukup dekat sumber pandemi."

Laporan yang dibuat untuk Kongres dan membawa lampiran rahasia yang belum dirilis itu muncul tiga bulan setelah anggota parlemen menuntut penjelasan lebih lengkap tentang informasi intelijen AS terkait asal-usul pandemi yang merebak pada akhir 2019.

Beberapa anggota parlemen menuduh bahwa virus itu diciptakan dari apa yang disebut penelitian rekayasa genetika di Wuhan, dan bahwa Beijing telah menutupi bukti yang menunjukkan bahwa itu adalah penyakit buatan manusia.

Mengulangi kesimpulan yang diumumkan pada bulan Maret, laporan ODNI mengatakan "hampir semua" lembaga konstituennya, termasuk NSA, CIA, dan FBI, menilai bahwa Covid-19 tidak direkayasa secara genetik dan sebagian besar percaya juga tidak diadaptasi di laboratorium. .

Tetapi laporan ODNI, seperti pada bulan Maret, tidak menampik kemungkinan bahwa Covid-19 sedang diperiksa di laboratorium Wuhan saat itu dan mungkin bocor karena kecerobohan.

ODNI mengatakan komunitas intelijen tetap terbagi, apakah pandemi muncul dari kejadian alami virus, mungkin ditransfer dari hewan seperti kelelawar, atau dari kebocoran laboratorium.

Laporan itu mengatakan laboratorium Wuhan telah melakukan penelitian patogen dan pengembangan vaksin bersama dengan Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) untuk kebutuhan kesehatan masyarakat.

Tetapi virus corona yang digunakan dalam penelitian ini "kerabatnya terlalu jauh untuk menyebabkan terciptanya SARS-CoV-2," kata laporan itu.

Ia dengan tegas menolak tuduhan bahwa Covid-19 dikembangkan oleh PLA sebagai senjata biologis.

Laporan ODNI menanggapi dugaan bahwa tiga ilmuwan di fasilitas Wuhan yang menangani virus corona terjangkit Covid-19 sekitar sebelum wabah.

Dikatakan, intelijen AS menemukan bahwa beberapa peneliti Wuhan menjadi sakit "ringan" pada musim gugur 2019.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Sabalengka di Luar Dugaan D...

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

19 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

31 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

54 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.