Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kekeringan di Terusan Panama Hambat Lalu Lintas Kapal

📅 Jumat, 23 Jun 2023, 00:00 WIB | Oleh:
Kekeringan di Terusan Panama Hambat Lalu Lintas Kapal Doc: LUIS ACOSTA / AFP
Ket. Sebuah kapal bernavigasi melalui Terusan Panama dekat Jembatan Amerika di Panama City, beberapa waktu lalu.

PANAMA CITY - Otoritas kanal Terusan Panama, pada Rabu (21/6), mengatakan mereka akan memperluas pembatasan pada kapal besar yang melintasi salah satu jalur perdagangan tersibuk di dunia itu, akibat pendangkalan yang disebabkan kekeringan.

Dikutip dari The Straits Times, langkah tersebut mengikuti serangkaian pembatasan kedalaman di kanal sepanjang 80 kilometer sejak awal tahun karena kekeringan, yang diharapkan pihak berwenang akan mereda pada awal musim hujan di wilayah Amerika Tengah itu.

Lalu lintas kapal, termasuk kapal peti kemas dan kapal tanker minyak, menggunakan terusan antara Samudera Atlantik dan Samudera Pasifik menyumbang sekitar 3,5 persen dari perdagangan global.

Pembatasan baru, yang akan berlaku pada Minggu, membatasi kapal kontainer neo-Panamax hingga batas kedalaman 13,3 meter. Kapal itu harus membawa lebih sedikit kargo atau menurunkan bobot agar mengapung lebih tinggi. Batas maksimum sebelumnya adalah 13,4 meter.

"Kapal Panamax yang lebih tua juga akan menghadapi aturan yang lebih ketat pada 9 Juli," kata administrator pelabuhan, Ricaurte Vasquez.

Kedua kelas kapal itu akan mendapat batas kedalaman lebih lanjut yang diterapkan pada 19 Juli.

Curah Hujan Berkurang

Vasquez mengatakan kebijakan 19 Juli akan bergantung pada seberapa banyak hujan yang mengalir ke sistem danau yang mengelilingi kanal, menyebut kurangnya curah hujan saat ini "mengkhawatirkan" karena cekungan kanal juga harus menyediakan air minum tambahan bagi penduduk.

El Nino, fenomena cuaca pemanasan berkala telah membawa kekeringan parah di sepanjang pantai Pasifik.

Meskipun ada peraturan baru yang membatasi berat kapal, Vasquez mengatakan arus kapal melalui kanal sejauh ini berjalan seperti yang diharapkan. Dia memperingatkan bagaimanapun itu akan tergantung pada curah hujan dan biaya rute yang lebih tinggi karena batas baru.

Batas itu tidak akan mempengaruhi pembawa gas alam cair karena mereka biasanya melaporkan batas kedalaman hingga 11,3 meter.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Trump Teken Percepatan Tekn...
Megapolitan
Kebudayaan Harus Menjadi Id...
Megapolitan
Puncak HUT Jakarta Dipusatk...
Luar Negeri
Wabah Ebola Kongo Tembus 1....
Rona
Remake 'The Blair Witch Pro...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.