Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pimpinan Pakta Pertahanan, Stoltenberg Tak Berniat Perpanjang Masa Jabatannya sebagai Sekjen NATO

📅 Jumat, 16 Jun 2023, 00:14 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pimpinan Pakta Pertahanan, Stoltenberg Tak Berniat Perpanjang Masa Jabatannya sebagai Sekjen NATO Doc: Antara/Xinhua
Ket. Arsip - Sekretaris Jenderal Aliansi Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) Jens Stoltenberg.

Brussels - Pimpinan pakta pertahanan. Sekretaris Jenderal Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) Jens Stoltenberg mengatakan pada Kamis bahwa dirinya tidak berniat memperpanjang masa jabatannya sebagai pemimpin aliansi militer beranggotakan 31 negara itu.

Hal itu disampaikan Stoltenberg kepada wartawan menjelang pertemuan para menteri pertahanan NATO di Brussels.

Menjadi SekjenNATO sejak 2014, jabatan Stoltenberg diperpanjang hingga 2022 menyusul serangan militer Rusia ke Ukraina.

Pria asal Norwegia itu akan mengakhiri masa jabatannya pada September. Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen dan Menhan Inggris Ben Wallace disebut-sebut sebagai calon untuk menduduki posisi teratas di aliansi yang dipimpin AS tersebut.

Pertemuan para menhanNATOselama dua hari itu akan dimulai dengan pembahasan mengenai situasi di Ukraina.

Menhan Ukraina Oleksii Rezniov akan bergabung dengan kolega-koleganyadiNATO pada pertemuan Grup Kontak Pertahanan Ukraina pimpinan AS dengan Komisi NATO-Ukraina.

Stoltenberg menekankan bahwa dukungan NATO kepada Ukraina "membuat perbedaan di medan perang" ketika negara itu melakukan serangan balik terhadap pasukan Rusia.

Dia mengatakan para menhanNATO diharapkan membuat "lebih banyak komitmen baru" untuk membantu Ukraina.

Dia juga menjelaskan bahwa selain amunisi tambahan, Ukraina membutuhkan bantuan perawatan bagi sistem pertahanan yang telah dikirimkan.

Para menhan juga akan mempersiapkan pertemuan puncak para pemimpin NATO yang akan diadakan di ibu kota Lithuania, Vilnius, pada 11-12 Juli.

Untuk meningkatkan kemampuan pertahanan dan pencegahan NATO, para anggota akan membahas "rencana regional baru, model kekuatan baru dan struktur kekuatan baru," menurut Stoltenberg.

Mereka juga akan membahas skenario peningkatan target investasi pertahanan dari dua persen pendapatan domestik bruto (PDB) saat ini.

Stoltenberg mengatakan para menhan akan mempertimbangkan rencana untuk meningkatkan produksi industri pertahanan dan mengisi kembali persediaan dengan menetapkan target kemampuan yang lebih tinggi untuk amunisi penentu pertempuran (battle-decisiveammunition) di setiap negara NATO.

Mereka juga diharapkan akan menetapkanpusat perlindungan infrastruktur penting NATO yang baru di Inggris, katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Pantai Harus Tampak Indah, tak Boleh Kumuh

28 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pantai Harus Tampak Indah, ...
Megapolitan
Hadapi Musim Kemarau Panjan...

Kamar Kos Jadi Lokasi Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Mahasiswi

38 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kamar Kos Jadi Lokasi Rekon...

Dua Petenis Terus Bersaing Menuju Nomor Satu Dunia

43 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Dua Petenis Terus Bersaing ...

Indonesia Turun Full Team Buat Kikis Kekuatan Vietnam

50 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Indonesia Turun Full Team B...

Kapal Kandas karena Air Surut Dampak Kemarau Panjang

55 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kapal Kandas karena Air Sur...
Megapolitan
Bapenda Kota Tangerang Sebu...

Pengembangan Produksi Tebu Terus Digencarkan

59 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pengembangan Produksi Tebu ...
Megapolitan
Kewajiban Warga Menunaikan ...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.