Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penyelundupan 19 Satwa Liar Asal Papua Digagalkan di Bandara Sentani

📅 Senin, 12 Jun 2023, 13:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Penyelundupan 19 Satwa Liar Asal Papua Digagalkan di Bandara Sentani Doc: ANTARA/Humas Karantina Pertanian Jayapura
Ket. Petugas Karantina Pertanian Jayapura bersama AVSEC Angkasa Pura logistik Bandara Sentani dan AVSEC BKO Lanud Silas Papapre mengamankan satwa liar yang akan di selundupkan melalui Bandara Sentani.

SENTANI - Karantina Pertanian Jayapura, Papua bersama AVSEC Angkasa Pura Logistik Bandara Sentani dan AVSEC Bawah Kendali Operasi (BKO) Lanud Silas Papapre berhasil menyita sebanyak 19 satwa ilegal di Bandara Sentani.

Kepala Karantina Pertanian Jayapura Muhlis Natsir di Sentani, Senin (12/6), mengatakan berkat kerja sama yang baik, maka satwa reptil asal Papua dapat diselamatkan dari peredaran satwa ilegal melalui jalur Bandara Sentani.

"Kami berhasil menyita 19 ekor satwa liar tanpa dokumen berjenis reptil yang terdeteksi pada alat X-Ray AVSEC Angkasa Pura Logistik Bandara Sentani," katanya.

Menurut Muhlis, satwa liar tersebut yakni kadal Panana (tiliqua gigas) sebanyak lima ekor, kadal ekor biru (pasific blue tail) berjumlah 10, biawak ekor biru (varanus doreanus) satu dan ular sanca patola (morelia amethistina) tiga ekot.

"Para pelaku berusaha menyelundupkan satwa liar asal Papua ini dengan cara disembunyikan dalam satu kardus bertuliskan mainan robot," ujarnya.

Ia menjelaskan satwa liar tersebut diamankan oleh petugas karantina untuk selanjutnya diserahkan kepada Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Papua selaku instansi yang membidangi fungsi konservasi agar dapat dikembalikan ke habitat aslinya.

"Masyarakat harus dapat menjaga dan melaporkan seluruh tindakan yang melawan hukum khususnya bagi kelangsungan ekosistem serta keanekaragaman hayati Papua," katanya.

Pihaknya akan menindak tegas tanpa terkecuali terhadap tindakan ilegal guna memberikan efek jera bagi pelaku sekaligus sebagai tindakan nyata mengamankan kekayaan alam tanah Papua.

"Kami berkomitmen menjaga serta mengamankan kekayaan alam serta ekosistem tanah Papua sebagai aset negara kita," demikianMuhlis Natsir.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.