Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

ASN/Kades 'Nyaleg' Harus Mundur

📅 Rabu, 07 Jun 2023, 04:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
ASN/Kades 'Nyaleg' Harus Mundur Doc: ANTARA/Pradita Kurniawan Syah
Ket. Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan memimpin rapat koordinasi persiapan Pemilu Serentak 2024 di Aula KH. Noer Ali, Lantai 4 Gedung Bupati Bekasi, Selasa.

BEKASI - Aparatur sipil negara (ASN) dan kepala desa (kades) aktif yang mendaftar sebagai bakal calon legislatif dalam Pemilihan Umum 2024 harus mengundurkan diri. Desakan ini datang dari Ketua KPU Kabupaten Bekasi, Jajang Wahyudin, Selasa.

tandas Jajang. Ketentuan itu tercantum dalam Peraturan KPU Nomor 10 Tahun 2023. Pasal 14 Ayat 1 menyebutkan, "ASN maupun perangkat daerah lain diwajibkan mundur dari jabatan atau mengajukan pensiun dini apabila maju menjadi calon legislatif."

Menurut Jajang, ada beberapa bakal calon legislatif Bekasi yang berstatus ASN dan kades aktif berdasarkan aplikasi Sistem Informasi Pencalonan (Silon) DPR, DPRD provinsi, DPRD kabupaten/kota. "Ada ASN yang sudah mengajukan pensiun dini. Ada mantan camat maju jadi caleg," katanya.

Berdasarkan data aplikasi Silon, diketahui ada sejumlah bakal calon yang mendaftarkan diri sebagai calon legislatif dua partai sekaligus. Ada juga kades aktif. Jajang masih melakukan pendalaman terkait hal tersebut.

"Ada empat yang maju jadi caleg dua partai. Dia mendaftar dobel. Satu di Kabupaten Bekasi. Satu lagi di wilayah lain. Saat ini masih diproses, nanti kami umumkan," ucapnya. Sementara itu, Penjabat Bupati Bekasi, Dani Ramdan, minta ASN dan kades yang telah mendaftarkan diri sebagai calon legislatif segera mengurus surat pengunduran diri.

"Sebetulnya boleh-boleh saja ASN menjadi calon legislatif, asal mengajukan pensiun dini kalau memang yang bersangkutan masih aktif," ucapnya. Ia minta camat untuk memberhentikan kades yang mendaftarkan diri sebagai calon legislatif.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Toko-toko di Bordeaux bersi...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...

Trisakti Bantu Warga Duri Kosambi Olah Sampah

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

1.5 jam yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.