Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Unika Atma Jaya Bahas Momentum Kepemimpinan Indonesia di ASEAN

📅 Jumat, 02 Jun 2023, 20:03 WIB | Oleh:
Unika Atma Jaya Bahas Momentum Kepemimpinan Indonesia di ASEAN Doc: Muhamad Ma'rup
Ket. (Kiri ke kanan) Duta besar Kroasia untuk Indonesia, Nebojša Koharovi?, Duta besar Polandia untuk Indonesia, Beata Stoczy?ska, Senior Advisor Kementerian Luar Negeri, Foster Gultom, dan Rektor Unika Atma Jaya Agustinus Prasetyantoko dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (2/6).

JAKARTA - Universitas Katolik Indonesia (Unika) Atma Jaya membahas kepemimpinan Indonesia di Asean dalam sebuah diskusi bertema "Indonesia's Leadership in Asean: In view towards the political year of 2024". Diskusi tersebut sekaligus rangkaian Dies Natalis ke-63 Unika Atma Jaya.

"Diskusi ini turut merayakan Kepemimpinan Indonesia dalam Asean Summit 2023. Acara ini juga memberikan perspektif dan sebagai komitmen Unika Atma Jaya dalam mencerdaskan bangsa," ujar Rektor Unika Atma Jaya Agustinus Prasetyantoko dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (2/6).

Dia menyebut, bangsa Indonesia memiliki potensi menjadi bagian yang lebih luas sebagai bagian dari komunitas Asean dan komunitas global. Unika Atma Jaya sebagai institusi pendidikan memberikan keterlibatan dalam bentuk diskusi yang dapat memberikan penyampaian gagasan Indonesia sebagai bagian dari masyarakat global.

"Ini kesempatan yang baik sekali untuk kita menyampaikan gagasan itu bahwa leadership Indonesia dalam Asean Ini mesti menjadi momentum yang kita gunakan secara optimal," jelasnya.

Duta besar Kroasia untuk Indonesia, Nebojša Koharovi? mengungkapkan, sering ada anggapan salah kaprah tentang Indonesia. Padahal, Indonesia memiliki potensi yang luar biasa di berbagai sektor.

Dia menyebut salah satu potensi yang dimiliki Indonesia yaitu soft powers seperti kebudayaan. Menurutnya, hal tersebut harus ditunjukkan untuk meraih perhatian masyarakat global. "Indonesia harus memperkenalkan diri dengan lebih baik lagi di kancah global. Kebudayaan yang dimiliki Indonesia sangat menarik dan dapat menjadi sumber kekuatan," ucapnya.

Duta besar Polandia untuk Indonesia, Beata Stoczy?ska, menilai Indonesia memiliki kepemimpinan kuat di Asia Tenggara. Di sisi lain, bagi Polandia sendiri pasar Asia masih belum sepenuhnya dijelajahi. "Aktivitas ekonomi Polandia berkembang hingga kesini dan banyak pelaku usaha mencari pasar baru disini," katanya.

Senior Advisor Kementerian Luar Negeri, Foster Gultom, menegaskan hubungan Indonesia dengan Polandia dan Kroasia sangat dekat terlepas dari kondisi dunia saat ini. Menurutnya, kerjasama Indonesia dengan Polandia dan Kroasia saat ini berkembang dengan stabil. "Kita tidak hanya berkolaborasi antar pemerintah, namun terkadang berkolaborasi di sektor lain," terangnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.