Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Otoritas Filipina Peringatkan Sindikat Kejahatan Pengemis Anak

📅 Minggu, 28 Mei 2023, 21:03 WIB | Oleh: Tim Penulis
Otoritas Filipina Peringatkan Sindikat Kejahatan Pengemis Anak Doc: ANTARA/Xinhua

MANILA - Foto seorang anak laki-laki yang mengemis di ibu kota Filipina, Manila, menggunakan kode QR menjadi viral di media sosial, mendorong lembaga pemerintah setempat untuk mengeluarkan peringatan tentang kemungkinan adanya sindikat yang memanfaatkan anak jalanan untuk menipu masyarakat.

Seorang warganet, yang sempat bertemu dengan bocah tersebut, mengatakan bahwa pengemis cilik itu langsung menyodorkan kode QR ketika diberi tahu bahwa mereka tidak memiliki uang koin.

"Pada awalnya kami tertawa, jadi kami memeriksa apakah kode QR itu berfungsi, dan ternyata itu sungguhan, dan terhubung ke akun atas nama Beverly," kata warganet itu dalam unggahan di akun Facebook-nya.

Komisi Antikemiskinan Nasional (National Anti-Poverty Commission/NAPC) Filipina pada Jumat (26/5) memperingatkan masyarakat bahwa sindikat kriminal kemungkinan merupakan dalang dari perbuatan tersebut.

"Ada sindikat di balik aktivitas ini. Sindikat itu mengangkut para pengemis ini dengan mobil van, kemudian menurunkan mereka di jalanan, dan mengumpulkan mereka kembali pada malam hari," kata Wakil Ketua NAPC, Reynaldo Tamayo, kepada saluran televisi setempat.

Tamayo mengatakan bahwa orang tua dari anak-anak yang mengemis di jalanan ini dapat menghadapi ancaman denda dan hukuman penjara maksimal dua tahun jika terbukti bersalah.

Otoritas Statistik Filipina mengatakan 18,1 persen dari hampir 110 juta penduduk Filipina hidup di bawah garis kemiskinan.

Keberadaan pengemis di jalanan Manila semakin terlihat pada masa liburan Natal. Mereka akan mengetuk jendela mobil untuk meminta uang receh.

Setiap tahun, departemen kesejahteraan sosial pemerintah menyediakan berbagai kebutuhan dasar bagi para pengemis dan menjauhkan mereka dari jalanan sebelum memulangkan mereka kembali ke provinsi. Ant/Xinhua/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.