Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang

📅 Minggu, 28 Mei 2023, 15:00 WIB | Oleh: Tim Penulis



Banyak orang mengira bahwa komunitas furry berdandan seperti binatang. Beberapa orang percaya bahwa mereka berpakaian seperti itu sepanjang waktu, padahal tidak sepenuhnya begitu.

Para furry tidak mengidentifikasi diri mereka sebagai binatang; mereka mengidentifikasi diri mereka dengan binatang. Sama halnya dengan penggemar cosplay yang biasanya tidak percaya bahwa mereka sebenarnya adalah Spiderman, para furry juga tidak berpikir bahwa mereka adalah fursona mereka.

Memiliki fursona bukan berarti seorang furry memiliki fursuit (pakaian yang menyerupai maskot) dan hanya 15% hingga 25% dari kaum furry yang memilikinya. Meskipun banyak furry yang tidak tertarik untuk memiliki pakaian berbulu sama sekali, harganya bisa sangat mahal. Beberapa kostum seperti itu dirancang secara fenomenal dengan kipas angin, paket pendingin, dan lampu LED yang terpasang di dalamnya.

Kostum berbulu biasanya dikenakan pada acara-acara khusus -- parade, pertemuan, atau konvensi. Sekitar 50% penggemar furry lainnya memiliki perlengkapan kostum seperti kaos, telinga, kerah, atau ekor berbulu untuk mengekspresikan furry mereka kepada orang lain.

Pernahkah kamu bertemu dengan penggemar olahraga yang mengenakan jersey tim mereka di acara khusus seperti pertandingan atau penggemar musik yang mengenakan kaos bermerek band favorit mereka? Kebanyakan orang tidak akan mengenakan perlengkapan penggemar seperti ini ke tempat kerja atau saat wawancara kerja, dan beberapa orang tidak akan memakainya sama sekali. Hal ini juga terjadi pada para penggemar furry.

Bagaimana dengan tempat penampung kotoran?

Bagaimana dengan berita tentang komunitas furry yang menggunakan tempat penampung kotoran di sekolah? Apapun bisa terjadi dan saya tidak bisa menyangkal bahwas itu hal yang negatif. Tetapi apakah kotak kotoran merupakan bagian integral dari fandom furry? Kami tidak pernah melihat satu pun kotak kotoran di lusinan perkumpulan furry yang pernah kami hadiri di tingkat internasional.

Saya pernah melihat mangkuk anjing dan sedotan raksasa digunakan untuk memberi makan beberapa furry di sebuah restoran, tetapi ini adalah lelucon antara bisnis lokal kecil dan Anthrocon -- perkumpulan furry tahunan yang diadakan di Pittsburgh, AS, yang menghasilkan jutaan dolar untuk ekonomi lokal dan mengumpulkan ribuan dolar untuk amal yang berhubungan dengan hewan.

Banyak rumor tentang temnpat kotoran juga berfokus pada kucing. Namun, sebagian besar fursona adalah hewan liar dan hewan mitos seperti rubah, serigala, dan unicorn, atau spesies hibrida seperti naga-kanguru. Jenis-jenis hewan tersebut bukanlah jenis hewan yang menggunakan kotak kotoran.

Apakah komunitas furry melakukan hubungan seks?

Ya. Manusia berhubungan seks dan furry adalah manusia.

Apakah mereka melakukannya dengan tetap mengenakan kostum mereka?

Sebagian besar tidak. Ingat, kostum bulu sangat mahal, dibuat khusus, sulit dibersihkan, panas, dan besar. Ini seperti mencoba berhubungan seks dengan mengenakan mantel musim dingin yang dilapisi pakaian luar angkasa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Senin, Samsat Keliling Siap...
Nasional
Bapanas Perkuat Gerakan Sel...

Peluang Melemah Terbuka, 22 Juni 2026

1.5 jam yang lalu | Rizky

Ekonomi
Peluang Melemah Terbuka, 22...
Pelari dari 17 Negara Ramaikan Mandiri Jogja Marathon 2026

Pelari dari 17 Negara Ramaikan Mandiri Jogja Marathon 2026

22 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.