Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Para Pemimpin Diminta Mendorong Persatuan, Jangan Malah Memecah Belah

📅 Sabtu, 27 Mei 2023, 01:30 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Basmi Pemecah Belah

Ketua Umum Pergerakan Advokat Indonesia, Heroe Waskito, dalam kesempatan terpisah mengatakan kalau Indonesia mau maju dan beradab maka ujaran kebencian yang memecah bangsa harus dibasmi. Narasi yang mengancam persatuan bangsa seperti itu harus menjadi musuh negara dan musuh masyarakat karena lebih berbahaya dari musuh dari luar.

Heroe menyayangkan kalau elite politik mulai mengembuskan isu etnisitas dengan menyebut-nyebut bahwa ekonomi nasional dikuasai oleh etnis tertentu. Menurutnya, soal kewarganegaraan sudah tak ada lagi etnis Tionghoa, atau etnis apa pun karena berdasar UU Kewarganegaraan No 12 Tahun 2006 semua warga ber-KTP Indonesia semua adalah warga Indonesia yang sama di depan hukum.

"Jadi, jangan embuskan isu etnis karena kita negara hukum, sudah jelas tidak ada perbedaan di mata hukum. Jadi, jangan hidupkan lagi api permusuhan etnis," kata Heroe yang juga advokat senior serta aktivis 98.

Para pemimpin atau elite politik negeri ini seharusnya fokus pada isu dasarnya yakni ketimpangan ekonomi yang salah satu sebabnya adalah sistem kronisme yang berjalan mengangkangi hukum.

Di masa Presiden Jokowi, ada usaha untuk membuka kembali kejahatan Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) yang merugikan rakyat ribuan triliun, yakni Presiden membentuk Satgas BLBI yang dipimpin langsung oleh Menko Polhukam Mahfud MD.

"BLBI isunya bukan etnis tertentu mengemplang utang. Baru Pak Mahfud saja, dan tentu Presiden Jokowi jugayang berani meski sampai hari ini kita masih terus mendorong penegakan hukumnya sampai ke akar-akarnya. Sistem kronisme harus dibasmi diganti dengan supremasi hukum," papar Heroe.

Haram hukumnya, kata Heroe, elite politik kembali mendengungkan isu SARA demi memperebutkan kekuasaan. Tidak bisa ditunda lagi, negara ini mesti memasuki demokrasi esensial di mana isu-isu fundamental rakyatlah yang menjadi ajang pertarungan adu gagasan semua calon pemimpin.

"Jadi jangan bicara etnis dan menyalahkan etnis tertentu, tapi tunjuk siapa orangnya yang menjadi penyebab ketimpangan. Pasti tidak punya nyali, pasti tidak berani, karena itu temannya sendiri. Sebagai satu bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang merupakan negara hukum maka hukum harus ditegakkan atas para pelaku kejahatan ekonomi dan ketimpangan. Kenapa perampok BLBI tidak ditangkap, kenapa pembayaran kepada debitur diteruskan sampai saat ini? Di akar masalah inilah hukum ditegakkkan. Jangan melenceng mengambinghitamkan agama dan etnis tertentu," katanya.

Kesadaran Berkolaborasi

Sementara itu, Dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga (Unair), Puji Karyanto, mengatakan, di tengah perubahan dan maraknya perbedaan pandangan dan persoalan kultural, semua dapat diselesaikan bila ada kesadaran untuk berkolaborasi dalam satu negara demi mencapai tujuan bersama.

"Salah satu kunci dari kerekatan dan kepekatan persatuan yang sangat kuat adalah keinginan untuk berkolaborasi menjadi satu negara. Untuk bersinergi menjadi negara, peran berbagai komponen bangsa juga diperlukan dan tidak hanya menjadi persoalan generasi muda dan tua saja. Tentu ini dapat terjadi ketika kita memiliki musuh bersama atau tujuan yang sama. Kalau dahulu musuh adalah kaum penjajah, kemarin ada Covid-19, dan ekonomi yang sedang menurun," kata Puji.

Dengan menanamkan rasa kolaborasi, rasa kebersamaan mengingatkan akan arti penting perjuangan para pendahulu saat memerdekakan republik ini. "Saat bangsa dihadapkan pada situasi-situasi sulit, secara kebudayaan, kita menjadi mudah untuk dipersatukan. Seperti menyelesaikan persoalan secara bersama-sama, semua anak bangsa terlibat di dalamnya," pungkasnya

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Piala AFF 2026: Prediksi Line Up Indonesia vs Vietnam,  Herdman Siapkan Formasi Terbaik.

Piala AFF 2026: Prediksi Line Up Indonesia vs Vietnam, Herdman Siapkan Formasi Terbaik.

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.