Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bogor Perluas Pasar Digital

📅 Sabtu, 27 Mei 2023, 04:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bogor Perluas Pasar Digital Doc: ARA/HO-Humas Pemkab Bogor
Ket. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor Burhanudin. ANT

BOGOR - Untuk memperkuat sarana promosi produk-produk lokal Pemkab Bogor memperlebar akses pasar digital. "Salah satu upaya Pemkab merespons perkembangan dunia digital industri 4.0 dengan bergabungnya Dinas Perdagangan dan Perindustrian menjadi anggota emas di platform Alibaba.com," ujar Sekda Kabupaten Bogor,Burhanudin.

"Pemkab Bogor telah melakukan kegiatan pelatihan digital marketing bagi UMKM bersama beberapamarketplace," tambah Burhanudin, Kamis (25/5). Dia menyebutkan, pada tahun 2018, Pemkab Bogor bahkan menjadi instansi pemerintah daerah pertama Indonesia yang kerja sama keanggotaan emas dengan Alibaba.com.

Bogor juga menjadi pionir pemanfaatan digital marketing untuk mempromosikan produk unggulan daerah. Di tengah ancaman resesi global akibat instabilitas geopolitik dan perekonomian global, seluruh stakeholder perdagangan harus bersinergi mengapitalisasi peluang sekecil apa pun untuk menghadapi persaingan global yang semakin kompetitif.

Di samping itu, Pemkab Bogor juga telah menerbitkan Peraturan Bupati Nomor 38 Tahun 2021 tentang Pengembangan Ekonomi Kreatif. Pengembangan ekonomi kreatif diarahkan kepada subsektor berikut. Mereka adalah aplikasi game developer, arsitektur, desain interior, desain komunikasi visual, dan desain produk. Kemudian, fashion, film, animasi dan video. Lalu, fotografi, kriya, kuliner, musik, penerbitan, periklanan, seni pertunjukan, seni rupa serta televisi dan radio.

"Saya harap sinergi stakeholder sebesar-besarnya memanfaatkan teknologi digital bagi kemajuan dan kesejahteraan UMKM. Selain itu, juga mendorong pertumbuhan ekonomi Bogor," katanya. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, jumlah industri kecil menengah Bogor 2021 mencapai 1.202. Total investasi sekitar 4,4 triliun dan menyerap hampir 100.000 pekerja.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.