Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Waduh, Lima Kecamatan di Malinau Terendam Banjir

📅 Selasa, 23 Mei 2023, 03:32 WIB | Oleh: Tim Penulis
Waduh, Lima Kecamatan di Malinau Terendam Banjir Doc: ANTARA/HO-Humas Polres Malinau
Ket. Kapolres Malinau AKBP Andreas Deddy Wijaya memantau lokasi banjir yang melanda lima kecamatan di Malinau, Kalimantan Utara.

Tarakan - Waduh, sebanyak lima kecamatan di Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara, terendam banjir akibat intensitas hujan yang cukup tinggi beberapa hari ini yang membuat Sungai Sesayap di Malinau meluap.

"Banjir merendam sejumlah perumahan warga pada lima kecamatan serta menggenangi sejumlah akses ruas jalan sejak Senin pagi (22/5)," kata Kapolres Malinau AKBP Andreas Deddy Wijaya di Malinau, Senin malam.

Lima kecamatan terendam banjir yakni Malinau Barat, Malinau Utara, Malinau Kota, Malinau Selatan dan Mentarang.

Andreas turun langsung memonitor sejumlah wilayah di Kabupaten Malinau yang terkena dampak banjir bersama sejumlah Pejabat Utama (PJU) dan personel Polres Malinau untuk memberikan himbauan serta memastikan keamanan warga.

Langkah ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan kondisi terkini akibat dampak luapan banjir.

"Hasil monitoring ini juga sangat berguna dalam menentukan langkah Kepolisian selanjutnya guna mencegah dan meminimalisir kerugian materiil maupun korban jiwa," kata Andreas

Saat memantau lokasi banjir, Kapolres mengimbau warga masyarakat di Kabupaten Malinau yang terdampak banjir agar selalu berhati-hati untuk tidak melakukan aktivitas ditempat yang banjir, karena dikhawatirkan terjadi banjir susulan.

"Betul, tadi saya bersama beberapa PJU Polres dan anggota meninjau langsung lokasi banjir di beberapa tempat. Saya sudah sampaikan kepada para Kapolsek dan peran Bhabinkamtibmas untuk selalu memantau perkembangan banjir di wilayah hukumnya," kata Kapolres.

Dia mengimbau kepada masyarakat agar tidak melaksanakan aktivitas di tempat banjir karena dapat membahayakan ketika datang banjir susulan.

Selain itu, masyarakat juga harus berhati-hati, waspada dengan kondisi sekitar dan mengutamakan keselamatan pribadi maupun keluarga seperti waspada dalam pengawasan arus listrik maupun dalam mengawasi anak-anak.

Hingga saat ini, personel dari Polres Malinau dan Polsek diterjunkan ke lokasi banjir guna mengetahui kondisi warga masyarakat, sekaligus membantu mengevakuasi warga serta membantu mengangkat barang-barang warga untuk diangkut ke tempat aman.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Olahraga
Formula 1: Lewis Hamilton K...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.