Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Studi: Leluhur Orang Afrika Timur Berasal dari Asia pada Zaman Modern Awal

📅 Minggu, 21 Mei 2023, 14:24 WIB | Oleh:
Studi: Leluhur Orang Afrika Timur Berasal dari Asia pada Zaman Modern Awal Doc: Istimewa
Ket. Sisa-sisa Masjid Agung Kilwa abad pertengahan, di Tanzania di pantai Swahili. Temuan mengklarifikasi dan memperumit pemahaman tentang sejarah komunitas Swahili.

TAMPA - Siapakah orang-orang dari peradaban Swahili abad pertengahan? Temuan para ilmuwan atas DNA kuno baru-baru ini telah mengungkapkan para pendiri Afrika berbaur dengan para migran dari Asia barat daya sekitar 1000 Masehi.

Dilansir oleh Harvard Medical School, temuan tersebut dianggap memperumit pandangan ilmiah serta kepercayaan era kolonial.

Untuk pertama kalinya, analisis menentukan bahwa beberapa orang Kenya saat ini yang diidentifikasi sebagai kaum Swahili secara genetik sangat berbeda dari penduduk abad pertengahan di wilayah yang sama, sementara yang lain mempertahankan keturunan abad pertengahan yang substansial.

Sementara para budak pekerja dan ksatria berperang di Eropa, para samurai dan shogun naik ke tampuk kekuasaan di Jepang, masyarakat abad pertengahan dari peradaban Swahili di pantai Afrika Timur tinggal di kota-kota batu karang multikultural dan terlibat dalam jaringan perdagangan yang membentang di Samudra Hindia.

Arkeolog, antropolog, dan ahli bahasa telah terkunci dalam perdebatan selama seabad tentang berapa banyak orang dari luar Afrika berkontribusi pada budaya dan keturunan Swahili. Komunitas Swahili memiliki sejarahnya sendiri, dan bukti menunjukkan berbagai arah.

Analisis DNA kuno terbesar di Afrika, yang mencakup DNA purba pertama yang ditemukan dari anggota peradaban Swahili, kini telah memecahkan kebuntuan.

Studi tersebut mengungkapkan bahwa sejumlah besar orang dari Asia Barat Daya pindah ke pantai Swahili pada abad pertengahan dan awal zaman modern dan memiliki anak dengan orang-orang yang tinggal di sana. Namun penelitian juga menunjukkan bahwa ciri-ciri peradaban Swahili mendahului kedatangan mereka.

"Bukti arkeologi sangat menunjukkan bahwa peradaban Swahili abad pertengahan adalah peradaban Afrika, tetapi kami masih ingin memahami dan mengontekstualisasikan warisan nonlokal," kata rekan penulis senior studi sekaligus ahli antropologi di University of South Florida, Chapurukha Kusimba.

"Mengambil jalur genetika untuk menemukan jawabannya membutuhkan keberanian dan membuka pintu di luarnya yang terletak jawaban yang memaksa kita untuk berpikir dengan cara baru," katanya.

Analisis yang diterbitkan 30 Maret di Nature, termasuk DNA purba yang baru diurutkan dari 80 individu dari pantai Swahili dan tetangga pedalaman yang berasal dari 1300 Masehi hingga 1900 Masehi.

Para ahli juga memasukkan sekuens genomik baru dari 93 penutur bahasa Swahili masa kini dan data genetik yang diterbitkan sebelumnya dari berbagai kelompok Afrika timur dan Eurasia kuno dan masa kini.

Tim internasional dipimpin oleh Kusimba dan David Reich , pakar genetika di Blatavnik Institute di Harvard Medical School dan profesor biologi evolusi manusia di Universitas Harvard.

Percampuran antara Asia dan Afrika
Studi tersebut mengungkapkan bahwa sekitar tahun 1000 Masehi, aliran migran dari Asia Barat Daya bercampur dengan orang-orang Afrika di berbagai lokasi di sepanjang pantai Swahili, berkontribusi hampir setengah dari nenek moyang individu purba yang dianalisis.

"Hasilnya memberikan bukti yang jelas tentang pencampuran budaya yang sedang berlangsung di pantai Afrika Timur selama lebih dari satu milenium, di mana orang Afrika berinteraksi dan memiliki keluarga dengan imigran dari bagian lain Afrika dan dunia Samudra Hindia," kata Reich.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

55 Kecamatan di Banten Krisis Air, Polda Kirim Bantuan

18 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
55 Kecamatan di Banten Kris...

4 Tempat Usaha Don Ritto Mulai Disisir Petugas Kejagung

23 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
4 Tempat Usaha Don Ritto Mu...

Warga Akan Lebih Sehat Bila Tinggal di Rumah yang Layak Huni

27 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Warga Akan Lebih Sehat Bila...

ASN Yang Segera Memasuki Masa Pensiun Perlu Persiapan

32 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
ASN Yang Segera Memasuki Ma...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.