Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cegah Penyakit Brucellosis, Distannak Nagan Raya Aceh Turunkan Tim

📅 Minggu, 21 Mei 2023, 21:33 WIB | Oleh:
Cegah Penyakit Brucellosis, Distannak Nagan Raya Aceh Turunkan Tim Doc: ANTARA/Jojon
Ket. Arsip - Petugas Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Kolaka mengambil sampel darah ternak sapi di Desa Wowa Tamboli, Kecamatan Samaturu, Kolaka, Sulawesi Tenggara, Kamis (18/7).

MEULABOH - Dinas Pertanian dan Peternakan (Distannak) Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, kini berupaya menurunkan tim kesehatan ke masyarakat untuk mencegah terjangkit penyakit brucellosis (penyakit keguguran), yang berpotensi terjangkit terhadap ternak milik petani di daerah itu.

"Alhamdulillah, saat ini belum kita temukan kasus Brucellosis di Nagan Raya," kata Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Nagan Raya, Aceh, drh Safridhal kepada ANTARA, Ahad.

Menurutnya, penyakit brucellosis merupakan penyakit yang dapat menyebabkan terjadinya keguguran terhadap ternak seperti sapi, kerbau, kambing dan sejenisnya.

Penyakit tersebut disebabkan akibat infeksi yang ditimbulkan oleh bakteri yang menyebar atau dapat menular dari hewan ke hewan, dan infeksi tersebut juga dapat menular dari hewan ke manusia.

Safridhal mengatakan bakteri penyebab brucellosis juga dapat menyebar melalui udara atau melalui kontak langsung dengan hewan yang terinfeksi.

"Kalau penyebaran dari hewan ke manusia, biasanya terjadi ketika seseorang mengonsumsi produk susu mentah yang tidak dipasterurisasi," kata Safridhal menambahkan.

Penyakit brucellosis, kata dia, juga sering disebut penyakit keluron karena penyakit ini dapat menular dan menyerang sistem reproduksi yang disebabkan oleh bakteri Genus Brucella, katanya.

Safridhal mengatakan meski belum menemukan kasus brucellosis di Nagan Raya, namun pihaknya tetap berupaya untuk melakukan pencegahan dengan melakukan pemantauan terhadap ternak milik masyarakat.

"Kami juga mengimbau masyarakat apabila menemukan kasus hewan ternak yang keguguran, agar segera melapor kepada petugas kesehatan atau datang langsung di Kantor Distannak Nagan Raya, agar mendapatkan penanganan lebih lanjut," demikian Safridhal.*
Pewarta : Teuku Dedi Iskandar

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Luar Negeri
Selamat Datang di Festival ...
Daerah
Kebakaran Kawah Ijen Sudah ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.