Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Batasi Anak Main Gadget, Ikuti 6 Saran Ahli untuk Orangtua dan Guru

📅 Minggu, 21 Mei 2023, 10:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Batasi Anak Main Gadget, Ikuti 6 Saran Ahli untuk Orangtua dan Guru Doc: ANTARA/Rosa Panggabean
Ket. Seorang anak bermain ponsel.

Catherine Draper, University of the Witwatersrand

Berapa banyak waktu yang dihabiskan anak Anda untuk melihat layar kaca hari ini?

Jawabannya kemungkinan besar tergantung pada usia mereka, kelas berapa mereka di sekolah, dan aturan apa yang Anda terapkan di rumah tentang waktu penggunaan layar kaca. Namun kenyataannya, bagi anak-anak dan remaja yang tumbuh sebagai "penduduk melek digital", hampir tidak mungkin bagi mereka untuk membayangkan hidup tanpa layar dalam bentuk apa pun.

Perangkat seperti ponsel, laptop, dan tablet telah ada di mana-mana sebagai alat hiburan dan pendidikan di sebagian besar belahan dunia. Hal ini membuat para orang tua, wali, guru, dan peneliti bertanya-tanya apakah layar itu baik atau buruk bagi anak-anak.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan agar anak-anak usia sekolah (5-17 tahun) membatasi waktu bermain gawai untuk rekreasi. Rekomendasi pemakaian gawai untuk anak usia dua hingga empat tahun adalah tidak lebih dari satu jam waktu layar per hari (lebih sedikit lebih baik); mereka juga menyarankan bahwa anak-anak yang lebih muda dari dua tahun seharusnya tidak memiliki waktu layar.

Bukti penelitian yang telah ada menunjukkan bahwa anak-anak dan remaja sudah melebihi rekomendasi ini dan pandemi COVID-19 telah memperburuk keadaan.

Sebenarnya, belum ada bukti konklusif tentang apakah waktu di depan layar itu baik atau buruk untuk anak-anak. Namun, berdasarkan penelitian saya yang sedang berlangsung mengenai perkembangan anak-anak - termasuk peran bermain, tidur, gerakan fisik dan waktu melihat layar (screen time) - pandangan saya adalah bahwa ada manfaat dari waktu bermain gawai yang bersifat edukatif, tapi kita tidak cukup tahu tentang potensi bahayanya.

Namun demikian, ada beberapa hal yang dapat dilakukan oleh orang tua dan guru. Hal ini mencakup hal-hal mendasar seperti menyadari berapa banyak waktu yang dihabiskan anak-anak di depan layar, bagaimana postur tubuh mereka, hingga isu-isu yang lebih kompleks seperti apa kelemahan dan kekuatan perkembangan setiap anak. Hal ini juga melibatkan penetapan batasan.

Semua ini tidak mudah untuk diterapkan. Namun, bukan berarti hal tersebut tidak dapat menjadi tujuan yang sehat untuk diupayakan. Tidak ada kata terlambat untuk memulai, tapi semakin dini Anda melakukannya, semakin baik.

1. Sadari bahwa perkembangan anak dapat dipengaruhi oleh gawai

Penting bagi orang tua untuk mengetahui bagaimana penggunaan gawai (baik yang bersifat edukatif maupun rekreatif) dapat mempengaruhi perkembangan anak, serta perilaku mereka.

2. Ingat, respons setiap anak berbeda-beda terhadap gawai

Ingatlah bahwa semua anak berbeda dan karena itu akan merespons secara berbeda pula terhadap screen time. Jadi, memahami anak serta kekuatan dan kelemahan mereka adalah kuncinya. Misalnya, jika seorang anak kesulitan dalam mengelola input sensorik - seperti suara keras, cahaya terang, atau tekstur tertentu - mungkin lebih baik bagi mereka untuk menghindari waktu bermain gawai yang bersifat rekreatif.

3. Batasi screen time

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.