Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perkuat Kolaborasi, Wali Kota Semarang Minta ASN Diverfisikasi Pangan dan Tak Tergantung Beras

📅 Jumat, 19 Mei 2023, 18:42 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perkuat Kolaborasi, Wali Kota Semarang Minta ASN Diverfisikasi Pangan dan Tak Tergantung Beras Doc: ANTARA/HO-Dok Pemkot Semarang
Ket. Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu.

Semarang - Perkuat kolaborasi. Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu meminta masyarakat, diawali dari kalangan aparatur sipil negara (ASN) untuk melakukan diversifikasi pangan agar tak tergantung kepada beras sebagai makanan pokok.

"Kami berharap kita bisa mengubah budaya kita. Mari coba makan makanan pokok tidak hanya beras saja. Orang mikirnya kan kalau nasi harus dari beras," kataHevearita Gunaryanti Rahayu di sela peluncuran Gerakan Pangan Murah di Semarang, Jawa Tengah, Jumat.

Peluncuran Gerakan Pangan Murah berlangsung di halaman Balai Kota Semarang diprakarsai Badan Pangan Nasional bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Kota Semarang serta pemangku kepentingan terkait.

Ita, sapaan akrab Hevearita mencontohkan adanya beras analog, yakni bahan pokok mirip buliran beras dari padi, tetapi terbuat dari berbagai bahan pangan lainnya, seperti jagung, singkong dan porang.

"Saya mau coba beras analog. Ada yang terbuat dari singkong, jagung. Sebenarnya ada juga dari porang. Memang harganya masih cukup mahal, dimungkinkan karena proses pengolahannya. Tetapi, beras analog ini lebih sehat," katanya.

Karena itu, ia mengajak kalangan pegawai negeri sipil (PNS) dan ASN terlebih dulu yang dirasa mampu membelinya, mengingat harga beras analog yang masih lebih mahal ketimbang beras dari padi.

"Dicoba dari PNS dulu yang masih mampu untuk membeli. Kami coba sosialisasikan kepada PNS dan ASN ya, harganya kan agak lebih tinggi (dari beras padi). Tetapi mereka masih bisa membeli, dan lebih sehat," katanya.

Sementara itu, Marketing PT Gita Food Kartasura Reni Sulistiowati menjelaskan bahwa beras analog menggunakan bahan dasar jagung dan singkong yang dicetak menjadi butiran beras seperti biasa.

Namun, kata dia, nasi putih yang dihasilkan dari beras analog lebih baik untuk kesehatan karena bisa menstabilkan gula dan cocok untuk yang sedang menjalani program diet.

"Ini (beras analog) memiliki kadar gula nol, serat tinggi, dan sudah diuji di laboratorium. Cara masak seperti beras putih biasa. Bisa pakai 'rice cooker' maupun kukusan. Teksturnya sama kaya beras putih biasa, pulen," jelasnya.

Untuk harga, ia menyebutkan satu bungkus beras analog dengan ukuran 700 gram seharga Rp15.000 baik dari jagung maupun singkong, sedangkan mi yang terbuat dari jagung juga ada seharga Rp10.000 per bungkus.

Beras analog dari jagung dan singkong tersebut, kata Reni, bisa dikonsumsi juga oleh anak-anak, bahkan balita, dan saat ini peminatnya cukup banyak karena masyarakat semakin sadar menjaga kesehatan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Megapolitan
Tim SAR Gabungan Fokuskan P...
Megapolitan
Perum Bulog Percepat Penyal...
Megapolitan
102 Ribu Warga Depok Segera...

Insiden Kapal Virgo: 1 Penumpang Meninggal, 125 Dalam Pencarian

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Insiden Kapal Virgo: 1 Penu...
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.