Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Cegah Pelanggaran Hukum, Polres Imbau Warga Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Pejabat

📅 Senin, 15 Mei 2023, 01:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cegah Pelanggaran Hukum, Polres Imbau Warga Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Pejabat Doc: ANTARA/Hery Sidik
Ket. Markas Kepolisian Resor Bantul, Daerah istimewa Yogyakarta.

Bantul - Cegah pelanggaran hukum. Kepolisian Resor Bantul, Daerah istimewa Yogyakarta, mengimbau masyarakat di kabupaten ini mewaspadai dan berhati-hati terhadap modus baru penipuan berkaitan dengan transaksi keuangan yang mengatasnamakan pejabat pemerintah daerah.

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Bantul AKBP Ihsan dalam keterangan pers di Bantul, Minggu, mengatakan, modus baru penipuan yang mengatasnamakan pejabat pemerintah berupa permohonan bantuan dana untuk tempat ibadah atau dalam bentuk apa pun sedang marak.

"Jangan mudah percaya, dan segera melapor bila melihat hal-hal yang janggal dan mencurigakan," kata Kapolres Bantul.

Imbauan tersebut menindaklanjuti kabar adanya nomor WhatsApp milik Bupati Bantul Abdul Halim Muslih diretas oleh orang yang tidak bertanggung jawab, pelaku memanfaatkan nomor tersebut untuk menipu beberapa pihak dengan kedok meminta sejumlah uang.

Kapolres mengatakan, penipuan dan perbuatan curang, menjadi salah satu tindak kriminal yang menjadi perhatian Polres Bantul, sebab kejadian tersebut mengalami peningkatan dalam dua tahun terakhir.

Dia menyebutkan berdasarkan data Polres Bantul, terdapat 170 kasus penipuan dan perbuatan curang sepanjang tahun 2022. Meningkat jika dibanding tahun 2021 yang terdapat 151 kasus.

"Sementara untuk tahun 2023 terhitung sampai dua pekan bulan Mei, sudah terjadi sebanyak 46 kasus penipuan," paparnya.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Bantul Iptu I Nengah Jeffry Prana Widnyana mengatakan, kejadian nomor Bupati Bantul diretas itu terjadi pada 9 Mei. Saat itu, ketika membuka, Bupati merasa ada yang aneh karena tidak bisa masuk ke dalam akun WhatsApp-nya.

Menurut dia, ada beberapa pesan yang dikirim melalui nomor pribadi Bupati Bantul itu, termasuk ke asisten pribadi-nya. Saat itu, pengirim meminta mentransfer sejumlah uang ke nomor rekening.

"Alasannya 'mobile banking'-nya baruerormaka minta tolong agar transfer ke rekening ini untuk keponakan-nya guna membayar sekolah sebesar Rp2 juta," ungkapnya.

Menurut dia, hingga saat ini belum ada laporan korban atas kejadian ini, namun demikian, pihaknya meminta masyarakat untuk tidak mempercayai jika ada yang meminta uang dengan dalih apa pun.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
DLH Cirebon Kerahkan 9 Truk...
Daerah
Kasus yang Melingkungi Proy...
Daerah
Polres Kerinci Bahas Distri...
Olahraga
Sabalengka di Luar Dugaan D...

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

42 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

54 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.