Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Petugas TPU Jangan Pungli Orang Berduka

📅 Rabu, 10 Mei 2023, 05:33 WIB | Oleh:
Petugas TPU Jangan Pungli Orang Berduka Doc: ISTIMEWA
Ket. Ketua Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi DKI Jakarta, Ida Mahmudah

JAKARTA - Taman Pemakaman Umum (TPU) diminta untuk diupayakan harus bebas pungutan liar (pungli). Petugas harus empati dengan orang berduka, jangan malah menjalankan pungli. Permintaan ini disampaikan Ketua Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi DKI Jakarta, Ida Mahmudah, Selasa (9/5).

Ida mengatakan, TPU yang dikelola Dinas Pertamanan dan Hutan Kota mesti memberi layanan terbaik, terlebih bagi warga yang sedang mengalami kedukaan. "Petugas TPU harus memiliki etos kerja dan empati. Jangan sampai warga yang sedang berduka dan kesulitan semakin terbebani dengan adanya pungli," ujar Ida Mahmuda, Selasa (9/5).

Ia menjelaskan, kawasan TPU yang dikelola Dinas Pertamanan dan Hutan Kota juga harus steril dari sejumlah oknum yang mengaku bekerja di area TPU, tapi bukan petugas resmi. "TPU mesti dijaga anggota pengamanan. Kalau ada oknum-oknum seperti ini harus ditindak tegas. Jangan ada kongkalikong," jelasnya seperti dimuta jakartagoid.

Menurutnya, Pemprov DKI Jakarta dengan persetujuan DPRD telah menganggarkan adanya Petugas Jasa Lainnya Orang Perorangan (PJLP) di TPU yang juga bertugas merawat makam. Secara resmi, saat ini sudah ada penganggaran untuk penataan dan perawatan makam.

"Kalau dari ahli waris atau peziarah memberikan rezeki kepada petugas, ya silakan saja. Tapi, sekali lagi, jangan mematok harga atau biaya perawatan. Kalau ada makam atau TPU tidak terawat dengan baik, ya Dinas Pertamanan harus menegur atau memberi sanksi kepada petugas di lapangan," ungkapnya.

Ida menambahkan Pemprov DKI juga sudah menyediakan tenda gratis untuk mendukung prosesi pemakaman, sehingga ini bisa memudahkan dan membantu warga. "Saya juga sudah minta Dinas Pertamanan dan Hutan Kota untuk menginventarisasi kelayakan tenda gratis di TPU-TPU. Kalau memang ada kebutuhan, silakan diajukan anggarannya," pinta dia.

Sebagai wakil rakyat, Ida juga akan mendorong agar Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta untuk mengalokasikan anggaran pengadaan rumput makam. "Ini tentu menjadi salah satu bentuk kepedulian dan memberikan pelayanan terbaik kepada warga," ucapnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta, Rudy Syahrul, minta warga yang mengalami atau mengetahui adanya pungli di TPU untuk segera melapor. "Lapor bisa melalui 13 kanal aduan yang disediakan Pemprov DKI. Kita pasti akan tindaklanjuti," tandasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Ilmuwan Ungkap Gletser Swis...
Nasional
BMKG Prediksi Musim Hujan 2...
Advertisement
Rocky Gerung Ungkap Tugas Wantimpres: Harus Kritis terhadap Kebijakan Presiden Prabowo

Rocky Gerung Ungkap Tugas Wantimpres: Harus Kritis terhadap Kebijakan Presiden Prabowo

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.