Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Digiasia Tunjuk Hendra Wijaya sebagai Deputy Chief Executive Officer

📅 Selasa, 09 Mei 2023, 00:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Digiasia Tunjuk Hendra Wijaya sebagai Deputy Chief Executive Officer Doc: ISTIMEWA

JAKARTA - Digiasia Bios Pte. Ltd, penyedia solusi embedded finance as a service (EFaaS) terkemuka di Indonesia, mengumumkan penunjukan Hendra Widjaja sebagai Deputy Chief Executive Officer, efektif per 8 Mei 2023. Dalam posisi ini, Hendra akan memimpin supply chain lending vertikal dan lending-as-a-business, serta mendukung strategi dan fungsi pendanaan dari rencana ekspansi perusahaan di Indonesia dan Asia Tenggara.

Hendra Widjaja merupakan Founder & CEO Nexis Kapital Investama dengan investasi di beberapa perusahaan ternama di industri layanan digital dan keuangan. Beliau juga merupakan investor di berbagai putaran pendanaan di Digiasia Bios, mulai dari tahap awal hingga Seri A.

Alexander Rusli, Co-Founder Digiasia Bios mengatakan, pihaknya sangat senang dengan kehadiran Hendra Widjaja, salah satu pendukung dan investor awal kami, untuk bergabung dengan tim manajemen. Bergabungnya Hendra ke dalam tim manajemen akan semakin mendorong efisiensi, profitabilitas, dan pertumbuhan ke tahap selanjutnya.

"Pengalamannya dalam investasi serta pertumbuhan di bidang teknologi dan perbankan akan sangat berharga bagi perusahaan dan para pemegang saham," katanya.

"Saya sangat senang dengan pertumbuhan Digiasia meskipun baru berusia 6 tahun. Saya sangat senang dapat bekerja dengan para founders dan senior team sejak investasi awal saya 5+ tahun yang lalu. Saya terkesan dengan visi dan kemampuan eksekusi mereka. Waktu bergabungnya saya dengan perusahaan ini dalam kapasitas manajemen sangat ideal - tepat pada saat perusahaan ini bertransisi dari tahap pertumbuhan start-up menuju profitabilitas." kata Hendra Widjaja yang memiliki pengalaman hampir 30 tahun di perusahaan-perusahaan terkemuka di berbagai sektor di Indonesia dan Asia Tenggara.

Digiasia Bios di Indonesia saat ini memiliki 4 aset berlisensi (Pembayaran Digital), (P2P Lending), (Remitansi) dan (Layanan Keuangan Digital (LKD) serta investasi minor di sebuah bank komersial dan di sebuah perusahaan penerbitan kartu. Perusahaan ini menghasilkan pendapatan yang menguntungkan dalam skala besar melalui integrasi rangkaian produknya melalui serangkaian API atau panggilan data dari aplikasi mitra dan web interfaces. Mitranya meliputi perusahaan digital dan fintech terkemuka, institusi pemerintah, perusahaan telekomunikasi, FMCG serta distributor/rantai pasoknya, bank-bank regional dan global terkemuka, hingga organisasi keagamaan dan sosial.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Luar Negeri
Paus Leo XIV Desak Dunia La...

PDIP Jatim Bidik Kursi Gubernur pada Pemilu 2029

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
PDIP Jatim Bidik Kursi Gube...
Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.