Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tingkatkan Pelayanan ke Masyarakat, Pengawas Pariwisata Diminta Cegah Pungutan Liar

📅 Minggu, 07 Mei 2023, 06:53 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tingkatkan Pelayanan ke Masyarakat, Pengawas Pariwisata Diminta Cegah Pungutan Liar Doc: ANTARA/Bayu Pratama S
Ket. Sejumlah pengunjung berendam di permandian air panas Tanuhi Geopark Pegunungan Meratus, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan, Minggu (8/1/2023). Obyek wisata tersebut merupakan salah satu wisata yang berada di Pegunungan Meratu yang menawarkan keindahan alam dan wisata air panas.

Kandangan - Tingkatkan pelayanan ke masyarakat. Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Hulu Sungai Selatan (Disporapar HSS), Kalimantan Selatan, menugaskan pengawas pariwisata untuk mencegah pungutan liar (pungli) pada sejumlah objek wisata.

"Untuk masuk ke objek wisata yang dikelola pemda, kita telah menetapkan tarif resmi, pengawas pariwisata diharapkan mencegah pungutan yang tidak ada dasarnya," kata Kepala Disporapar Kabupaten HSS, Efran di Kandangan, Minggu.

Efran menuturkan jumlah pengawas pariwisata masih terbatas sehingga Pemkab HSS meminta seluruh pihak terkait berpartisipasi dan menyediakan layanan pengaduan.

"Kami mengimbau agar pemerintah kecamatan, desa, dan kerjasama dengan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), supaya bisa sama-sama memberantas pungutan di luar ketentuan ini," ucap Efran.

Efran mengungkapkan masyarakat juga perlu mengetahui agar tidak mengeluarkan uang yang tidak ditetapkan di lokasi objek wisata dan apabila ada keluhan atau pengaduan agar bekerja sama untuk menyampaikan ke Disporapar Kabupaten HSS supaya mudah menindaklanjuti.

Berkaitan untuk tarif pengunjung di objek wisata yang dikelola masyarakat, Pemkab HSS tidak mengatur tarif dan masyarakat diizinkan menerapkan besar tarif.

"Mereka kelola sendiri dengan biaya sendiri, kalau tidak bisa kompetitif tentu tidak ada pengunjung yang mau ke tempat mereka," ucap Efran.

Efran berharap masyarakat yang mengelola objek wisata menyadari pandemi COVID-19 segera berakhir dan membawa berkah meningkatkan perekonomian sehingga bijaksana menerapkan tarif objek wisata.

Objek wisata Loksado sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), Efran menambahkan Pemkab HSS mengolaborasikan kebijakan pengembangan dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

"Kita akan melaksanakan sejumlah kegiatanyang bisa menjadi daya tarik bagi wisatawan baik dalam dan luar negeri datang ke HSS, seperti Festival loksado, Tour de Loksaso dan lainnya," tutur Efran.

Pemkab HSS juga mengantisipasi persiapan untuk pendapatan, seperti pembenahan infrastruktur yang dimiliki pemda.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

PSG Gandeng Google, Gemini Resmi Jadi Asisten AI Klub

18 menit yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
PSG Gandeng Google, Gemini ...

Tren Mendaki "Tek Tok" Makan Korban, Malaysia Larang Jalur Berisiko

24 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Tren Mendaki "Tek Tok" Maka...
Luar Negeri
Kenapa Ada Kebijakan Baru I...
Olahraga
Ini Klasemen Grup A Piala A...
Luar Negeri
Semoga Tidak Ada Korban Jiw...
Ekonomi
Diversifikasi Ekspor Jadi K...

Deflasi Juli Jadi Alarm Sekaligus Peluang bagi Stabilitas Ekonomi

Deflasi Juli Jadi Alarm Sekaligus Peluang bagi Stabilitas Ekonomi

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.