Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Raksasa Teknologi Punya Kewajiban Moral untuk Lindungi Warga dari Bahaya AI

📅 Sabtu, 06 Mei 2023, 00:00 WIB | Oleh:

Sejumlah ahli, pada Maret, mendesak jeda dalam pengembangan sistem AI yang kuat untuk memberikan waktu guna memastikan keamanannya, meskipun penghentian secara luas dianggap tidak mungkin.

Gedung Putih menggunakan pertemuan Kamis untuk mengumumkan tindakan baru untuk "mempromosikan inovasi Amerika yang bertanggung jawab dalam kecerdasan buatan."

Ini termasuk mengarahkan penggunaan dana sebesar 140 juta dollar AS untuk memperluas penelitian AI dan menyiapkan sistem penilaian yang akan bekerja sama dengan teknologi besar untuk "memperbaiki masalah".

"Jangan terlalu berharap bahwa ini akan mengarah pada sesuatu yang sangat berarti, tetapi ini awal yang baik," kata David Harris, dosen di Haas Business School di University of California, Berkeley.

Google, Meta, dan Microsoft telah menghabiskan waktu bertahun-tahun mengerjakan sistem AI untuk membantu penerjemahan, pencarian internet, keamanan, dan iklan bertarget.

Namun akhir tahun lalu, OpenAI yang berbasis di San Francisco mendorong AI generatif ke dalam kesadaran publik saat meluncurkan ChatGPT, memaksa saingan mereka untuk menjawab.

Google telah mengundang pengguna di Amerika Serikat dan Inggris untuk menguji chatbot AI-nya, yang dikenal sebagai Bard, dengan pemilik Facebook Meta menunjuk ke penggunaan baru dalam teknologi iklannya.

Triliuner Elon Musk pada Maret mendirikan perusahaan AI bernama X.AI, yang berbasis di negara bagian Nevada, AS.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Daerah
Satgas Yonif 511/DY Evakuas...
Ekonomi
Menanti Sinyal The Fed, 4 A...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.