Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

PKT Dukung Ketahanan Pangan Nasional

📅 Sabtu, 06 Mei 2023, 05:45 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Insya Allah, semuanya berjalan dengan lancar dan PSN Papua Barat ini akan beroperasi pada 2027 nanti.

Bagaimana stok pupuk sebagai persiapan musim tanam tahun ini?

PKT memastikan produksi dan distribusi pupuk aman selama periode Musim Tanam Pertama 2023 (Maret-April 2023). Dengan total kapasitas produksi 2,7 juta Metrik Ton (MT) per tahun untuk ammonia, 3,4 juta MT per tahun untuk jenis Urea, dan 350 ribu MT per tahun untuk NPK, PKT berkomitmen untuk terus mendukung Ketahanan Pangan Nasional dengan memastikan stok pupuk aman dan tersedia untuk para petani di seluruh wilayah Indonesia.

Menjelang musim tanam Maret 2023, PKT akan mendukung penuh ketercukupan pupuk di gudang-gudang distribusi dan memastikan bahwa pupuk-pupuk tersedia bagi para petani yang membutuhkan.

Adapun stok pupuk yang dimiliki anak usaha PT. Pupuk Indonesia (Persero) itu untuk persiapan musim tanam Maret 2023 ini adalah sebesar 172.433 ton stok pupuk urea bersubsidi dan 7.320 ton NPK formula khusus, serta 342.553 ton pupuk urea non-subsidi dan 36.056 ton NPK non-subsidi (Per 28 Februari 2023). Seluruh stok ini terjamin tersedia di wilayah-wilayah yang menjadi tanggung jawab PKT.

Bagaimana PKT menjamin produksi pupuk?

Guna menjamin produksi pupuk tepat sesuai dengan target yang sudah ditetapkan, PKT terus berupaya melakukan program-program perbaikan TA (Turn Around) dan pemeliharaan pabrik sesuai dengan kondisi musim tanam. Hal tersebut salah satunya diwujudkan dengan memastikan operational excellence yang dijalankan dengan baik dan optimal sehingga dapat memenuhi produksi dan stok sesuai dengan target yang ditetapkan oleh Pupuk Indonesia dan Kementerian.

Dalam rangka memastikan sarana dan prasarana distribusi, PKT menjamin ketersediaan gudang yang cukup melalui sistem sewa gudang di berbagai wilayah dan melibatkan sejumlah pihak agar mampu mengatur ketersediaan stok di setiap gudang.

Saat ini, PKT memiliki 137 gudang sewa dan pengelola stok (stakeholder) yang berlokasi di Kalimantan, Sulawesi, NTB, Surabaya, Semarang, Medan, Dumai dan NTT. Dengan begitu para petani, kios dan distributor yang berada di seluruh kabupaten wilayah PKT dapat lebih mudah untuk mengambil barang di gudang terdekat.

PKT senantiasa bekerja sama dengan entitas-entitas di bawah Pupuk Indonesia Grup, tim produksi, dan tim distribusi untuk merencanakan berapa kebutuhan dari setiap provinsi lewat sinergi pengelolaan gudang dan distribusi pupuk yang berawal dari Bontang kemudian disebar ke sejumlah daerah di hampir 2/3 wilayah Indonesia.

Selain mendorong ketahanan pangan melalui ketersediaan stok, saat ini PKT juga memprioritaskan produksi pupuk dan memastikan ketersediaan stok khususnya di wilayah Timur dengan memperluas produksinya dengan mengembangkan kawasan industri pupuk di Fakfak, Papua Barat.

Kawasan industri Papua Barat sebelumnya telah diresmikan dan akan dioperasikan di tahun 2027 untuk menambah lagi kapasitas produksi untuk memajukan ketahanan pangan nasional.

Anda meraih penghargaan The Best Innovative CEO pada ajang Tokoh Finansial Terbaik 2022 dari salah satu majalah di Tanah Air. Apa maknanya?

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.