Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kisah 5 Kru Asia Cargo Airlines yang Berhasil Keluar dari Sudan

📅 Jumat, 05 Mei 2023, 07:00 WIB | Oleh:

Berbagai rencana dipikirkan, terutama untuk bisa keluar dari kota Khartoum yang memang menjadi pusat zona perang antara tentara Sudan melawan kelompok paramiliter Pasukan Pendukung Cepat (RSF).

Setelah memikirkan situasi dan kondisi di sekitar hotel, Nizar dan para kru akhirnya memutuskan mencari sopir taksi yang paham jalan tikus untuk sampai ke terminal bus di Omdurman.

"Perjalanan tidak ada taksi dan KBRI tidak bisa menjemput kita, itupun ketemu tentara Sudan dan tentara RSF-nya sampai akhirnya terjebak di tengah peperangan," kata Nizar.

"Begitu kita siapkan plan, ternyata plan pun tidak berjalan mulus karena tidak ada bus yang, dan kita akhirnya ada taksi yang ke stasiun bus. Stasiun bus itu sekitar 30 menit dari hotel," paparnya.

Sampai lah di tanggal 25 April, di mana pada akhirnya Nizar dan rekan sejawat bertemu dengan sopir taksi yang mengaku sangat paham rute paling aman menuju ke Omdurman.

Biaya yang sangat mahal untuk perjalanan sekitar 30 menit dari Khartoum ke Omdurman lewat jalan tikus pun sudah tak lagi dipikirkan Nizar dan para kru.
Tak apa keluar biaya mahal, yang penting sampai dengan selamat.

Asal tahu saja, menurut Nizar tarif perjalanan taksi dari Khartoum ke Omdurman umumnya seharga 1.000 Pound Sudan atau senilai Rp 25.000 hingga yang termahal 10.000 Pound Sudan yang setara Rp 250.000.

Namun, pada saat itu sopir taksi meminta bayaran fantastis, di mana setiap kru diminta 100 dolar AS atau senilai Rp 1.468.000 juta.
Artinya, perjalanan menggunakan taksi dari Hotel Coral ke terminal bus yang menghabiskan waktu 30 menit seharga Rp 7.340.000.

Perjalanan menembus zona perang pun dimulai. Dengan mobil taksi yang kondisinya tak lagi prima, Nizar dan para kru akhirnya diantar menuju ke terminal bus Omdurman.
Perjalanan yang hanya memakan waktu sekitar 30 menit ini berlangsung menegangkan.

Pemandangan di sepanjang jalan sangat mencekam, di mana banyak bangunan rusak, mobil hancur, dan beberapa mayat digotong.
Tak cuma itu, taksi yang mengangkut Nizar dan para kru juga harus melewati beberapa pos pemeriksaan tentara Sudan.

Untungnya, saat itu sopir taksi cukup cerdik dengan menyampaikan ke tentara yang memberhentikan bahwa Nizar dan empat kru pesawat kargo ACA adalah kerabatnya.

"Akhirnya dengan keterampilan sopir taksi kita bisa ke stasiun bus," kata Nizar.

Sesampainya di Omdurman, Nizar mencari bus yang bisa mengarah langsung ke Port Sudan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Luar Negeri
Inggris Hadapi Ancaman Rese...
Nasional
RI Butuh Lebih Banyak Wirau...

Anugerah Jurnalistik KWP 2026

10 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Anugerah Jurnalistik KWP 2026

Perwakilan ICRC Temui Aung San Suu Kyi

15 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Perwakilan ICRC Temui Aung ...
Olahraga
Kabar Gembira, Reno Salampe...
Luar Negeri
Tiongkok Waspadai Risiko Ke...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.