Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menanti Data Inflasi

📅 Selasa, 02 Mei 2023, 10:36 WIB | Oleh:
Menanti Data Inflasi Doc: ISTIMEWA

JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperkirakan cenderung mendatar dan stabil, hari ini (2/5). Pelaku pasar akan mencermati laporan suku bunga dari bank sentral Amerika Serikat (AS) atau The Fed, sedangkan dari dalam negeri investor menanti dan data inflasi pada April 2023.

Presiden Komisioner HFX International Berjangka, Sutopo Widodo memproyeksikan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Selasa (2/5), bergerak di kisaran 14.600-14.700 rupiah per dollar AS.

Sebelumnya, kurs rupiah terhadap dollar AS yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada akhir perdagangan Jumat (28/4), menguat 33 poin atau 0,22 persen dari sehari sebelumnya menjadi 14.674 rupiah per dollar AS, di tengah melambatnya pertumbuhan ekonomi AS.

"Rupiah masih menguat terhadap dollar AS karena ekspektasi pemangkasan suku bunga acuan AS di akhir tahun," kata pengamat pasar uang Ariston Tjendra di Jakarta.

Pertumbuhan ekonomi AS menurun secara signifikan pada kuartal pertama 2023, di tengah pukulan ganda dari kenaikan suku bunga dan inflasi terburuk dalam beberapa dekade.

Produk domestik bruto (PDB) AS, yang mengukur semua barang dan jasa yang diproduksi, naik 1,1 persen secara tahunan dalam tiga bulan pertama di Amerika Serikat, menurut data yang dirilis oleh Departemen Perdagangan pada Kamis (27/4).

Jumlah itu jauh lebih rendah dari pertumbuhan 2,6 persen pada kuartal keempat 2022. Itu juga kurang dari pertumbuhan 2 persen yang diprediksi oleh para ekonom yang disurvei oleh Dow Jones.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.