Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

WHO: Korban Tewas di Sudan akan Semakin Banyak

📅 Kamis, 27 Apr 2023, 08:14 WIB | Oleh: Tim Penulis
WHO:  Korban Tewas di Sudan akan Semakin Banyak Doc: SCMP/Reuters
Ket. Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Ghebreyesus.

JENEWA - Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Ghebreyesus pada Rabu (26/4) memperkirakan kematian akibat wabah penyakit dan pertempuran di Sudan akan semakin banyak.

WHO mencatat pertempuran tentara Sudan melawan paramiliter Pasukan Dukungan Cepat (RSF) sejak pertengahan April telah menewaskan sedikitnya 459 orang dan lebih dari 4.000 luka-luka.

"Selain jumlah kematian dan luka-luka yang disebabkan oleh konflik, WHO memperkirakan akan ada lebih banyak lagi kematian akibat wabah, kurangnya akses makanan dan air, serta gangguan terhadap layanan kesehatan penting, termasuk imunisasi," kata Tedros.

Tedros menambahkan akses kesehatan sangat terbatas karena hanya 16 persen fasilitas kesehatan yang dapat digunakan di ibu kota Sudan.

"WHO memperkirakan bahwa seperempat dari nyawa yang melayang sejauh ini sebetulnya dapat diselamatkan melalui akses ke kontrol perdarahan dasar. Namun, paramedis, perawat, dan dokter tidak dapat memeriksa warga sipil yang terluka, dan warga sipil tidak dapat mengakses layanan," kata dia.

Badan kesehatan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) itu sedang menilai risiko untuk menentukan apakah laboratorium penyimpanan patogen di Khartoum, yang kini dikuasai oleh salah satu pihak yang bertikai di Sudan, akan menimbulkan risiko bagi kesehatan masyarakat.

"Ketika para pekerja laboratorium dipaksa meninggalkan laboratorium dan orang yang tidak terlatih memasuki laboratorium itu, selalu ada risiko. Namun, risiko utamanya adalah orang-orang tersebut dapat secara tidak sengaja terpapar patogen," kata Kepala Kesehatan WHO untuk Program Darurat Mike Ryan.

Namun, Ryan mengatakan bahwa ketiadaan air bersih dan vaksin serta masalah sanitasi lainnya merupakan ancaman utama bagi warga Sudan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Luar Negeri
Selamat Datang di Festival ...
Daerah
Kebakaran Kawah Ijen Sudah ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.