Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Malaysia Perintahkan Tarik Mi Instan Buatan Indonesia

📅 Kamis, 27 Apr 2023, 13:58 WIB | Oleh: Tim Penulis

Bernama melaporkan, selain menyebabkan limfoma dan leukemia, etilen oksida juga dapat menyebabkan iritasi serius pada kulit dan mata orang-orang yang bersentuhan dengan zat tersebut dan bahkan dapat memicu cacat lahir dan keturunan.

Secara terpisah, Dr Muhammad Radzi mengatakan dalam pernyataan 26 April bahwa Kementerian Kesehatan telah memantau keamanan pangan pada produk yang dijual di pasar lokal atau impor menyusul penarikan produk Mi Sedaap tahun lalu.

Ini terjadi setelah sampel yang diambil dari mi buatan Indonesia itu ditemukan mengandung etilen oksida.

Dr Muhammad Razi mengatakan, dari 36 sampel yang diambil dari berbagai produk mi instan di pasar Malaysia, 11 sampel Mi Sedaap ditemukan mengandung bahan kimia tersebut dan tindakan penegakan hukum telah diambil sejak saat itu.

"Tindakan yang dilakukan antara lain compounding, penindakan ke pengadilan dan penarikan produk dari pasar," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Megapolitan
Berlatih menari balet di Ga...
Daerah
Tradisi Grobyak Ikan Sumber...

Rupiah Masih Rentan - 24 Agustus 2026

4 jam yang lalu | Rizal Azhari

Ekonomi
Rupiah Masih Rentan - 24 Ag...
Ekonomi
IHSG Menghijau! Awal Perdag...

Kabar Baik! Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

5 jam yang lalu | Marcellus Widiarto

Ekonomi
Kabar Baik! Rupiah Menguat ...

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

5 jam yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Jumlah rumah rusak akibat g...
Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

24 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.