Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Cegah Lonjakan Covid-19, Sebanyak 68,73 Juta Warga Telah Disuntik Vaksin Booster Pertama

📅 Sabtu, 22 Apr 2023, 06:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cegah Lonjakan Covid-19, Sebanyak 68,73 Juta Warga Telah Disuntik Vaksin Booster Pertama Doc: ANTARA/ HO-Satgas Penanganan Covid-19
Ket. Tangkap layar data vaksinasi Covid-19 per Jumat (21/4/2023).

Jakarta - Cegah lonjakan kasus. Satuan Tugas Penanganan Covid-19 melaporkan sebanyak 68.731.145 warga Indonesia telah memperoleh suntikan vaksinasi Covid-19 dosis penguat atau booster pertama hingga Jumat, 21 April 2023.

Dari keterangan Satgas Penanganan Covid-19 yang diterima ANTARA di Jakarta, Jumat, jumlah penerima booster pertama tersebut setara 29,28 persen dari total sasaran 234.666.020 orang.

Sedangkan pencapaian vaksinasi booster kedua berjumlah 3.134.413 orang atau setara 1,33 persen dari total sasaran.

Untuk penerima vaksinasi primer atau dosis kedua berjumlah 174.869.660 orang atau setara 74,51 persen dari total sasaran.

Dosis pertama telah mencapai 203.831.048 orang atau setara 86,86 persen dari sasaran.

Program vaksinasi Covid-19 di Indonesia diberikan kepada kelompok tenaga kesehatan, lanjut usia, petugas publik dan tenaga pendidik, masyarakat rentan dan umum, program gotong royong, kelompok usia 12-17 tahun, dan usia 6-11 tahun.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah memperbarui panduan pemberian vaksin Covid-19 bagi kelompok masyarakat dengan prioritas tertentu berdasarkan pertemuan bersama Kelompok Penasihat Strategis Pakar Imunisasi (SAGE) pada 20-23 Maret 2023.

Prioritas tertinggi ditempati ibu hamil, lansia, anak usia di atas 6 bulan, orang denganimmunocompromised(HIV dan penerima transplantasi), orang dewasa dengan komorbid, dan tenaga kesehatan.

Sementara itu, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) menekankan pentingnya meningkatkan cakupan vaksinasi Covid-19 dosis penguat atau booster.

Asisten Deputi Peningkatan Pelayanan Kesehatan Kemenko PMK Nia Reviani mengatakan masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan perlu berpartisipasi aktif meningkatkan cakupan vaksinasi Covid-19 dosis penguat atau booster.

Menurut Nia Reviani, vaksinasi booster sangat diperlukan sebagai upaya melindungi masyarakat dari risiko penularan Covid-19 serta meningkatkan efektivitas dari vaksinasi yang telah dilakukan sebelumnya.

"Dengan mendapatkan vaksinasi booster, maka tingkat kekebalan tubuh akan meningkat, sehingga akan membantu masyarakat untuk lebih terlindungi dari Covid-19 dan mencegah penyebaran virus," kata Nia Reviani.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Jepang akan Menaikan Biaya Visa Lima Kali Lipat Mulai 1 Juli

31 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Jepang akan Menaikan Biaya ...
Rona
Batasan Mengonsumsi Kafein ...
Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.