Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ilmuwan 'Memeras' CO2 Lautan untuk Atasi Pemanasan Global

📅 Selasa, 18 Apr 2023, 00:00 WIB | Oleh:

Tentu saja, prioritas dalam mengekang pemanasan global adalah agar manusia secara drastis mengurangi emisi CO2 saat ini, sesuatu yang sedang kita perjuangkan untuk dicapai.

Namun secara paralel, sebagian besar ilmuwan mengatakan teknik penangkapan dan penyimpanan karbon dioksida dapat memainkan peran penting dalam menjaga agar planet tetap layak huni.

Penghapusan karbon dioksida dapat membantu mencapai netralitas karbon pada tahun 2050 karena mengimbangi emisi dari industri yang sangat sulit untuk didekarbonisasi, seperti penerbangan, serta produksi semen dan baja.

Ini bisa membantu mengatasi stok CO2 yang telah terakumulasi di atmosfer selama beberapa dekade.

Menjaga agar pemanasan global tetap terkendali akan membutuhkan penghilangan antara 450 miliar dan 1,1 triliun ton CO2 dari atmosfer pada tahun 2100, menurut laporan global pertama yang didedikasikan untuk topik itu, yang dirilis pada bulan Januari.

"Itu akan membutuhkan sektor karbon dioksida untuk tumbuh pada tingkat sekitar 30 persen per tahun selama 30 tahun ke depan, seperti yang terjadi dengan angin dan matahari," kata salah satu penulisnya, Gregory Nemet.

"Teknologi SeaChange UCLA masuk ke dalam kategori solusi menjanjikan yang cukup besar untuk relevan dengan iklim," kata Nemet, pakar di University of Wisconsin-Madison.

Dengan menyerap CO2 dalam bentuk mineral di dalam lautan, metode ini sangat berbeda dengan metode "penangkapan udara langsung" yang ada, yang melibatkan pemompaan dan penyimpanan gas di bawah tanah melalui proses yang sangat kompleks dan mahal.

Perusahaan pemula, Equatic, berencana untuk meningkatkan teknologi UCLA dan membuktikan kelayakan komersialnya, dengan menjual kredit karbon kepada produsen yang ingin mengimbangi emisi mereka

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Wabah Ebola Kongo Tembus 1.000 Kasus

19 menit yang lalu | Lukman

Luar Negeri
Wabah Ebola Kongo Tembus 1....
Luar Negeri
Yen Jepang Dekati Titik Ter...
Rona
Remake 'The Blair Witch Pro...
Luar Negeri
Jepang akan Menaikan Biaya ...
Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.