Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mulai Ada Lonjakan, Penumpang Kapal Penyeberangan Ketapang-Gilimanuk Melonjak 45 Persen

📅 Senin, 17 Apr 2023, 07:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mulai Ada Lonjakan, Penumpang Kapal Penyeberangan Ketapang-Gilimanuk Melonjak 45 Persen Doc: ANTARA/Novi Husdinariyanto
Ket. Ilustrasi - Kendaraan bus parkir di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi.

Banyuwangi - Mulai ada lonjakan. PT ASDP Indonesia Ferry(Persero) Cabang Ketapang, Banyuwangi, mencatat jumlah penumpang kapal penyeberangan feri lintas Ketapang-Gilimanuk, Bali, pada H-7 Lebaran 2023 atau Sabtu (15/4/2023) mengalami lonjakan signifikan yakni hingga 45 persen.

Humas ASDP Cabang Ketapang-Gilimanuk Roodhin Firmana mengatakan lonjakan penumpang itu berlangsung antara Jumat (14/4/2023) hingga Sabtu (15/4/2023) jika dibandingkan dengan hari sebelumnya.

"Jumlah penumpang mencapai 21.987 orang. Sementara sehari sebelumnya sekitar 15.080 orang," ujarnya di Banyuwangi, Jawa Timur, Minggu.

Pada penyeberangan itu, kata Roodhin, mayoritas penumpang adalah pengguna sepeda motor. Jumlah pengguna kendaraan ini juga naik lebih dari separuh dari 1.705 kendaraan menjadi 3.051 kendaraan dalam periode yang sama.

Menurut dia, mayoritas pemudik memanfaatkan waktu pada malam hari untuk menyeberang dari Pelabuhan Gilimanuk, Bali, menuju Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi.

"Karena mayoritas adalah pengguna sepeda motor, jadi mereka menyeberang pada malam hari untuk menghindari antrean di bawah terik Matahari," katanya.

Roodhin memprakirakan jumlah penumpang masih akan terus mengalami lonjakan pada saat puncak arus mudik yakni 18-19 April mendatang.

Tak hanya penyeberangan Bali ke Jawa, penumpang untuk jalur sebaliknya juga naik signifikan. ASDP mencatat ada lonjakan sekitar 35 persen pada periode yang sama, yakni dari 12.292 penumpang menjadi 16.780 penumpang.

"Bedanya, masyarakat yang menyeberang ke Bali mayoritas adalah wisatawan yang hendak berlibur lebih awal. Hal itu terlihat dari mayoritas kendaraan yang menyeberang berupa mobil pribadi, bus, dantravel," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.