Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

947 Pemudik Diberangkatkan dari Pelni Batulicin ke Surabaya

📅 Minggu, 16 Apr 2023, 17:14 WIB | Oleh:
947 Pemudik Diberangkatkan dari Pelni Batulicin ke Surabaya Doc: ANTARA/Sujud
Ket. Ratusan pemudik asal Tanah Bumbu berangkat ke Surabaya di Pelabuhan Batulicin, Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, Minggu (16/4).

BATULICIN - PT Pelni Persero Cabang Batullicin, Kalimantan Selatan memberangkatkan 947 pemudik dari Pelabuhan Samudera Batulicin Kabupaten Tanah Bumbu menuju Surabaya pada H-6 Lebaran atau Idul Fitri 1444 Hijriah

"Ratusan penumpang tersebut diberangkatkan menggunakan KM Binaiya dengan jadwal keberangkatan sekitar pukul 15.00 WITA," kata Kepala PT Pelni Persero Cabang Batullicin, Yuni di Batulicin, Ahad.

Dia mengatakan kapal tersebut datang dari Pelabuhan Makassar dan tiba di Pelabuhan Batulicin sekitar pukul 13.00 WITA dengan membawa penumpang sebanyak 222 orang.

Sedangkan penumpang yang turun di Pelabuhan Batulicin sebanyak 150 orang, sisanya melanjutkan perjalanan menuju Surabaya.

Penumpang yang berangkat dari Batulicin itu sebanyak 875 ditambah dengan penumpang lanjutan sebanyak 72 orang.

"Jadi saat ini jumlah penumpang atau pemudik yang kami diberangkatkan dari Pelabuhan Samudera Batulicin menuju Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya sebanyak 947 orang," ungkap Yuni.

Yuni mengutarakan, untuk melayani arus mudik Lebaran 2023, PT Pelni Cabang Batulicin memberikan tambahan kapal, yang sebelumnya dilayani satu kapal kini menjadi tiga armada.

"Diantaranya adalah KM Binaiya, KM Egon dan KM Leuser," ujarnya.

KM Binaiya yang memiliki kapasitas penumpang mencapai 970 orang tersebut diberangkatkan ke Surabaya pada 16 April sekitar pukul 15.00 WITA.

KM Egon dengan kapasitas penumpang kapal mencapai 500 orang diberangkatkan pada 18 April. Sedangkan KM Sabuk Nusantara 99 berkapasitas penumpang kapal 400 orang diberangkatkan pada 19 April.

"Pada 22 April kami juga akan memberangkatkan penumpang kapal dari Batulicin menggunakan KM Binaiya," tutur Yuni.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.