Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Promosikan UMKM, Kadin Luncukan Aplikasi MyJaksel

📅 Selasa, 11 Apr 2023, 16:27 WIB | Oleh:
Promosikan UMKM, Kadin Luncukan Aplikasi MyJaksel Doc: Istimewa.
Ket. Peluncuran aplikasi MyJaksel oleh Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kotamadya Jakarta Selatan.

JAKARTA - Sebagai upaya menpromosikan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang menjadi binaannya, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kotamadya Jakarta Selatan meluncurkan aplikasi MyJaksel, dimana ini menjadi aplikasi pertama di Kadin.

"MyJaksel adalah platform media sosial komunitas masyarakat yang berdomisili di Jakarta Selatan yang dikelola oleh Kadin Kotamadya Jakarta Selatan yang dibuat untuk komunitas masyarakat Jakarta Selatan mencakup warga, anggota, binaan dan mitra Kadin yang berdomisili di wilayah Jakarta Selatan, kata Ketua Kadin Kotamadya Jakarta Selatan, Akhmad Lafranta Siregar, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (11/4).

Dia menambahkan aplikasi ini menjadi terbosan Kadin Jakarta Selatan. Bagi anggota Kadin dan binaan manfaat dari aplikasi ini adalah mendapatkan pasar yang terukur bagi kepentingan penawaran produk barang dan jasa sekaligus memperkenalkan profil pelaku usaha baik sebagai anggota Kadin maupun UMKM binaan Kadin Jakarta Selatan yang tergabung dalam ekosistem MyJaksel yang dapat diakses dari manapun setiap saat.

Menurut Lafranta, ada fitur layanan yg diutamakan untuk anggota Kadin yg terdaftar di MyJaksel. Pengguna juga dapat menerima informasi seputar program dan kegiatan Kadin Jakarta Selatan dan literasi kewirausahaan. Selain itu pengguna juga dapat menggunakan aplikasi ini sebagai forum diskusi dengan pengguna lainnya, juga dapat beriklan jual beli.

"Ada beberapa fitur MyJaksel yang menjadi unggulan, misalnya marketpreneur, memberpreneur dan profil pelaku bisnis. Marketpreneur, merupakan modul dalam platform Uemkaem.id yang menampilkan profil Akun Pengelola Ekosistem Komunitas beserta Profil Akun Pelaku Bisnis yang menjadi anggotanya. Memberpreneur menampilkan halaman katalog yang menampilkan profil member akun pelaku bisnis yang telah bergabung dalam komunitas MyJaksel dan profil pelaku bisnis untuk memperkenalkan profil pelaku usaha sebagai anggota Kadin maupun UMKM binaan Kadin JakSel yang dapat diakses darimanapun setiap saat," katanya.

Menurut Lafranta, kegunaaan aplikasi ini bagi mitra adalah mendapatkan sarana berbasis ekosistem digital untuk menyebarkan Informasi tentang literasi dan program terkait dengan usaha dan produk untuk tujuan pengembangan kapasitas pengembangan kapasitas usaha dan produk.

"Bagi masyarakat umum, aplikasi ini meningkatkan kepercayaan bagi masyarakat pengguna produk barang dan jasa yang disediakan oleh pelaku usaha yang tergabung dalam ekosistem MyJaksel," ujarnya

Lebih lanjut, Lafranta menyamapikan bahwa sebagai wadah atau organisasi pengusaha tentu Kadin tidak bisa berjalan sendiri. Jadi perlu bersinergi dengan pemerintah dan instansi terkait.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.