Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemerintah Harus Optimalkan Serapan Gabah Petani sebelum Impor

📅 Selasa, 11 Apr 2023, 00:04 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Begitu juga di beberapa daerah di Papua yang bukan produsen beras, meskipun ada juga yang produksi seperti Merauke. "Wilayah itu produksi beras juga di wilayah Merauke, tapi kalau kami menunggu dari tol laut waktunya lama. Maka kami datangkan impor, kami juga datangkan dari Jawa Timur," katanya.

Meskipun ada kebijakan impor beras, dia memastikan pemerintah tetap mengoptimalkan beras produksi dalam negeri.

"Saya tidak bisa mengatakan perlu tidak perlu (impor). Kami lihat anomali cuaca itu juga jadi pertimbangan. Sekarang kan di lapangan panennya tidak merata, ada yang panen dan baru tanam, ada yang tengah-tengah, panennya baru bulan depan. Ini mempengaruhi jumlah ya kuantitas produksi, tidak ada masalah sebenarnya," kata Budi seperti dikutip dari Antara.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat menyalurkan CBP Sukoharjo mengatakan impor beras tetap dilakukan untuk memperkuat cadangan strategis beras pemerintah.

"Untuk jaga-jaga, persiapan El Nino. Secara umum panen raya ini secara realisasi belum, karena panen di provinsi belum selesai. Baru setelah itu kami tahu data realisasi tonnya berapa," kata Presiden.

Berdaulat Pangan

Deputi Asisten Utusan Khusus Presiden (UKP) RI, Ahmad Yakub, mengatakan secara yuridis formal dalam UU Pangan No 18/2012, dinyatakan bahwa Indonesia haruslah dapat berdaulat pangan, mandiri pangan, dan memiliki ketahanan pangan. Prinsipnya kebutuhan pangan nasional dipenuhi dari produksi dalam negeri. Namun bila tidak mencukupi maka perlu pemasukan dari luar negeri.

"Prinsip utama masalah pangan jangan diserahkan pada mekanisme pasar, namun negara memiliki tanggung jawab untuk meningkatkan produksi dalam negeri," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...

PIN SPMB Belum Masuk? Ini Penyebab dan Cara Ceknya

48 menit yang lalu | Andes Tanjung

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.