Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Waduh Banyak Sekali, BPBD Sebut 2.335 Keluarga Terdampak Banjir di Morowali Utara

📅 Sabtu, 08 Apr 2023, 23:53 WIB | Oleh: Tim Penulis
Waduh Banyak Sekali, BPBD Sebut 2.335 Keluarga Terdampak Banjir di Morowali Utara Doc: ANTARA/HO-BPBD Morowali Utara
Ket. Ilustrasi - Sejumlah warga beraktivitas di genangan air akibat banjir di Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah, Selasa (4/4/2023).

Palu - Waduh banyak sekali, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Morowali Utara, Sulawesi Tengah menyebutkan sekitar 2.335 kepala keluarga (KK) terdampak banjir di tujuh desa di kabupaten itu.

"Tujuh desa terdampak yakni Desa Ulula'a, Togo, Sampalowo, Moleono, Onepute, Bunta dan Tompira. Banjir terjadi sejak Kamis (5/4) dan hingga kini kondisi air masih tinggi," kata Sekretaris BPBD Morowali Utara Delvia Parenta yang dihubungi dari Palu, Sabtu.

Ia menjelaskan, tim SAR gabungan membantu proses evaluasi warga ke posko pengungsian yang telah didirikan Pemerintah Daerah (Pemda) setempat, termasuk barang-barang berharga milik warga juga ikut dievakuasi.

Dari peristiwa bencana hidrometeorologi ini, Pemda Morowali Utara telah melakukan langkah penanganan darurat di antaranya penyaluran bantuan logistik berupa bahan makanan, air bersih, dan perlengkapan tidur.

Pemda Morowali Utara juga telah mendirikan posko di masing-masing desa terdampak dengan membuka layanan pemeriksaan kesehatan.

"Sebagaimana instruksi Bupati, sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) telah mendirikan posko, di antaranya Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP), dan Dinas Pemadam Kebakaran," tuturnya.

Ia menambahkan, pihak lain juga telah ikut bergabung bersama Pemda setempat membantu penanganan banjir diantaranya relawan Palang Merah Indonesia (PMI), Tagana, TNI/Polri, dan potensi SAR lainnya.

Sesuai hasil asesmen lapangan, katanya, logistik masih menjadi kebutuhan mendesak, oleh karena itu pemerintah terus berupaya memenuhi kebutuhan warga.

"Ketinggian air rata-rata 90 hingga 100 centimeter. Kondisi terkini air masih menggenangi pemukiman warga," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Sultan Oman dan PM Inggris ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.