Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Badai Es Hantam Kanada Bagian Timur, Dua Warga Tewas

📅 Jumat, 07 Apr 2023, 08:24 WIB | Oleh: Tim Penulis
Badai Es Hantam Kanada Bagian Timur, Dua Warga Tewas Doc: Canadian Press/Robert Galbraith
Ket. Anggota Angkatan Bersenjata Kanada berjalan di depan markas mereka di Westmount, Quebec saat badai es melanda pada tahun 1998.

MONTREAL - Badai es yang melanda Kanada bagian timur menyebabkan dua orang tewas dan beberapa juta orang tanpa listrik pada Kamis (6/4). Pohon tumbang memblokir jalan dan memutus kabel listrik.

Badai menghantam Quebec dan Ontario, dua provinsi terpadat di Kanada.

"Montreal hancur," tetapi situasinya "terkendali," Menteri Ekonomi dan Energi Quebec Pierre Fitzgibbon mengatakan dalam jumpa pers setelah peringatan cuaca dicabut.

Meski begitu, pihak berwenang menyerukan waspada, mengimbau warga untuk menjauh dari kabel listrik yang tumbang dan menghindari berjalan di daerah berhutan di mana pohon yang ditutupi es dapat tumbang.

Seorang penduduk Ontario tewas tertimpa pohon tumbang pada hari Rabu. Sementara seorang pria berusia 60-an meninggal pada Kamis pagi, tertimpa dahan yang ia coba potong di halaman rumahnya, sekitar 60 km di sebelah barat Montreal.

Hampir satu juta pelanggan masih tanpa listrik Kamis malam, mayoritas di Quebec, tetapi beberapa jalur telah dipulihkan.

Hal itu menjadi pemadaman listrik terbesar di Quebec sejak badai es pada 1998, yang membuat provinsi itu kacau selama beberapa minggu.

"Ini adalah saat yang sangat sulit bagi warga Montreal, bagi orang-orang di seluruh wilayah yang dilanda badai es ini," kata Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau yang berada di Montreal.

Pemadaman listrik terutama disebabkan oleh dahan pohon, yang dipenuhi es, yang mematahkan dan merusak kabel listrik.Petugas jalan masih bekerja Kamis malam untuk membersihkan jalanan dari puing-puing.

Menjelang sore, dua jembatan utama Montreal sebagian ditutup.

Kota ini menjadi taman es virtual ketika badai melanda Rabu malam, menutupi lampu lalu lintas, sepeda, kendaraan, tangga darurat, dan apa pun di luar ruangan dengan lapisan es yang tebal.

"Dalam 20 tahun terakhir, ini adalah badai es terburuk yang pernah kami alami," kata pensiunan Jean-Marc Grondin kepada AFP.

Pria berusia 64 tahun yang tinggal di distrik Plateau tengah kota ini memeriksa trafo listrik yang terbakar setelah sebuah pohon tumbang di atasnya pada hari Rabu.

Beberapa meter jauhnya, para pekerja bekerja keras dengan gergaji di tangan untuk menebang pohon tumbang yang menghalangi jalan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

52 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

57 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.