Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Institusi Pendidikan Didorong Berperan Edukasi Kesehatan Reproduksi

📅 Rabu, 05 Apr 2023, 19:44 WIB | Oleh:
Institusi Pendidikan Didorong Berperan Edukasi Kesehatan Reproduksi Doc: Muhamad Ma'rup
Ket. Plt. Deputi Bidang Pemenuhan Hak Anak KemenPPPA, Rini Handayani, dalam Webinar Kelas Online Anak dan Keluarga terkait Kesehatan dan Pendidikan (KOLAK KETAN), Rabu (5/4).

JAKARTA - Plt. Deputi Bidang Pemenuhan Hak Anak KemenPPPA, Rini Handayani, mendorong institusi pendidikan berperan memberikan edukasi kesehstan reproduksi, terutama bagi murid perempuan. Hal tersebut merupakan bagian dari pemenuhan hak anak di bidang pendidikan dan kesehatan.

"Hal itu bertujuan untuk menjamin anak mendapatkan lingkungan yang baik dan sehat, serta berhak mendapat pelayanan kesehatan termasuk edukasi tentang kesehatan reproduksi," ujar Rini, dalam Webinar Kelas Online Anak dan Keluarga terkait Kesehatan dan Pendidikan (KOLAK KETAN), Rabu (5/4).

Dia menyebut, jika anak tidak sehat maka akan mengurangi hak anak atas kehidupan yang layak. Pendidikan dan kesehatan merupakan modal besar untuk mencapai kesejahteraan anak. "Oleh karenanya, perbaikan terhadap sistem pendidikan dan kesehatan melalui edukasi kesehatan reproduksi pada anak pada dasarnya merupakan suatu investasi untuk mencapai masyarakat yang sejahtera," jelasnya.

Koordinator OKY UNICEF Indonesia, Melania Niken Larasati menyampaikan selain edukasi, penyediaan fasilitas kesehatan reproduksi yang mumpuni bagi anak juga penting. Terutama bagi perempuan khususnya saat mereka mulai mengalami menstruasi di sekolah sangat penting.

Dia menyebut, data dari Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia tahun 2012 menunjukkan satu dari empat anak dan remaja perempuan tidak pernah mendapatkan informasi terkait menstruasi sebelum menstruasi pertama mereka. Sedangkan menurut data UNICEF tahun 2015, satu dari enam siswi sekolah memilih absen ketika sedang menstruasi.

"Beberapa hal yang menjadi faktor penyebabnya adalah fasilitas kesehatan yang kurang mendukung, adanya stigmatisasi terhadap anak perempuan dari teman laki-laki dan mereka masih merasa takut menceritakan kondisi kesehatan reproduksi kepada guru di sekolah," katanya.

Peran Orang Tua

Dokter Spesialis Obstetrik dan Ginekologi, Dyana Safitri Velies menyampaikan peran orang tua dan guru sangat penting. Mereka harus menghadapi kondisi anak remaja yang sedang dalam masa pubertas, terutama dalam merespon perubahan emosi dan perubahan fisik anak.

"Pendidikan kespro merupakan tanggung jawab berbagai pihak mulai dari orang tua, wali, guru, komunitas dan pemerintah. Edukasi kespro juga perlu dilakukan sejak usia dini agar anak dapat lebih menghargai kondisi tubuh dan melindungi dirinya," terangnya.

Dalam kesempatan tersebut content creator dan pegiat literasi digital, Yoshi Mokalu turut menyampaikan pentingnya peran keluarga dan pendidik dalam melindungi anak di dunia digital. Hal tersebut dapat dilaksanakan melalui memberikan edukasi terkait literasi digital untuk mencegah terjadinya cyber bullying dan akses pornografi oleh anak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Luar Negeri
Utang Meningkat, Rakyat Jep...
Luar Negeri
Iran Ancam Anggap Musuh Sia...
Luar Negeri
Kanada Balas Tarif Trump, S...
Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.