Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Taiwan Tingkatkan Hubungan dengan Guatemala

📅 Senin, 03 Apr 2023, 08:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
Taiwan Tingkatkan Hubungan dengan Guatemala Doc: AP/Moises Castillo
Ket. Presiden Taiwan Tsai Ing-wen (kiri tengah) dan Presiden Guatemala Alejandro Giammattei berjalan di area situs Maya Tikal, di Peten, Guatemala, Sabtu, 1 April 2023.

GUATEMALA - Pemimpin Taiwan Tsai Ing-wen mengakhiri kunjungan resmi ke Guatemala, Minggu (2/4), di mana ia menawarkan kerja sama lebih erat kepada pemerintahan Presiden Guatemala Alejandro Giammattei, salah satu dari sedikit sekutu Taiwan yang tersisa.

Lawatan Tsai, yang dilanjutkan ke Belize pada Minggu (2/4) sore, dilakukan hanya sepekan setelah Honduras memutuskan hubungan dengan Taiwan dan berpaling ke Beijing.

Tiongkok dan Taiwan berebut pengaruh di Amerika Latin sejak berakhirnya perang saudara pada 1949 dan Beijing menyatakan Taiwan sebagai bagian dari wilayah mereka, klaim yang ditolak keras oleh Taiwan.

Tiongkok menolak negara lain yang menjalin hubungan dengan mereka untuk berhubungan resmi dengan Taiwan.

Ketika berkunjung ke Guatemala, Tsai menandatangani bantuan sebesar 4 juta dolar (sekitar Rp59,98 miliar) untuk memodernisasi kawasan pedesaan dan berjanji untuk meningkatkan kerja sama antara kedua pihak.

"Mulai sekarang, Taiwan dan Guatemala akan terus memperlihatkan solidaritas, meningkatkan kerja sama di segala bidang yang saling menguntungkan," kata Tsai saat mengunjungi rumah sakit yang dibangun dengan bantuan Taiwan.

Sebelum tiba di Guatemala, satu dari 13 negara tersisa yang menjalin hubungan diplomatik dengan Taiwan, Tsai secara kontroversial mampir di New York, menyulut kemarahan Beijing yang mengingatkan AS agar tidak menerima Tsai.

Pengaruh Tiongkok semakin meningkat di Amerika Latin dalam beberapa tahun terakhir setelah Nikaragua, El Salvador, Panama dan Kosta Rika ramai-ramai meninggalkan Taiwan dan berpaling ke Beijing.

Presiden Guatemala menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan Tsai ke negara Amerika Tengah itu.

"Kunjungan untuk meningkatkan hubungan persahabatan ini akan selalu ada di dalam hati kami," kata Giammattei.

Keputusan Guatemala untuk menjaga hubungan resmi dengan Taiwan adalah usaha untuk menyenangkan Amerika Serikat saat hubungan mereka dengan Washington memburuk, menurut mantan Menteri Luar Negeri Guatemala Edgar Gutierrrez kepada Reuters, Minggu (2/4).

Pemerintah Guatemala berusaha untuk membangun kembali hubungan dengan AS dengan menawarkan Guatemala sebagai tempat penampungan migran, ikut memindahkan kedutaan ke Yerusalem, mendukung Ukraina dan mengekstradisi lebih dari 100 pengedar narkoba serta mempertahankan hubungan diplomatik dengan Taiwan, kata Gutierrez.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Luar Negeri
Selamat Datang di Festival ...
Daerah
Kebakaran Kawah Ijen Sudah ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.