Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Inovasi Keuangan Syariah Atasi Masalah Ketimpangan

📅 Jumat, 31 Mar 2023, 08:54 WIB | Oleh: Tim Penulis
Inovasi Keuangan Syariah Atasi Masalah Ketimpangan Doc: Istimewa

JAKARTA - Inovasi dan sinergi menjadi bagian penting dalam strategi mengoptimalkan peran keuangan syariah dalam pembangunan nasional. Dengan demikian, ekonomi syariah dapat mendukung perbaikan sosial ekonomi masyarakat.

"Inovasi ini harus dilakukan di mana-mana termasuk di keuangan syariah. Kita perlu mendukung produk-produk yang modern, mudah diakses, mudah dipahami, yang dapat juga mengatasi tantangan sosial ekonomi yang mendasar," kata Sekretaris Jenderal Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI) Astera Primanto Bhakti dalam Webinar Merdeka Finansial dengan Produk Keuangan Syariah yang dipantau virtual di Jakarta, Kamis (30/3).

Astera menuturkan inovasi pada produk keuangan syariah tersebut juga diharapkan mampu mengatasi tantangan sosial ekonomi seperti ketimpangan, kemiskinan ekstrem, eksklusivisme, perubahan iklim termasuk hal-hal lain yang berbasis pada maqashid syariah.

Namun, menurut dia, inovasi saja tidak cukup sehingga perlu ada sinergi di antara semua pemangku kepentingan dalam suatu ekosistem ekonomi syariah, dan itu menjadi syarat yang sangat mendasar bagi pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia. "Sinergi ini sangat mudah diucapkan tapi pada kenyataannya banyak tantangan yang harus diwujudkan," tuturnya.

Dia mengatakan berbagai pemangku kepentingan yang ada tentunya memiliki semangat yang sama, namun untuk mengaitkan semangat yang sama, maka semua pihak perlu duduk bersama dan memahami satu sama lain sehingga memiliki kesamaan sikap dan pandangan.

Maka dari itu, IAEI terus bekerja sama dengan para pemangku kepentingan ekonomi syariah seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia, kampus, industri, Kementerian Keuangan, Masyarakat Ekonomi Syariah dan kementerian/ lembaga lain yang mendukung dan memiliki program-program pengembangan ekonomi syariah di Indonesia.

Solusi Ketidakpastian

Pada kesempatan sama, Anggota Bidang Sosial dan Komunikasi Asosiasi Bank Syariah Indonesia (Asbisindo), Anton Sukarna mengatakan ekonomi dan keuangan syariah bisa menjadi solusi ketidakpastian ekonomi global. Pasalnya, menurut Anton, transaksi syariah didasarkan pada hukum syariah yang memerlukan adanya transaksi pendukung atau underlying transaction yang jelas dan bukan spekulasi sehingga dapat memberikan kepastian.

"Transaksi-transaksi di syariah itu semestinya transaksi yang memberikan efek berkelanjutan, value added (nilai tambah), dan transaksinya langsung masuk ke dalam transaksi riil. Bukan transaksi yang tidak jelas underlying-nya," ujar Anton.

Anton menjelaskan, transaksi dalam keuangan syariah dirumuskan berdasarkan pinsip muamalah yang mengacu pada ajaran Alquran dan hadis. Prinsip muamalah membolehkan sesuatu kecuali yang dilarang. Karena itu, transaksi dalam keuangan syariah membatasi ketentuan-ketentuan yang dilarang.

Dalam hal tersebut, keuangan syariah menghindari empat jenis transaksi, yaitu spekulasi (maysir), tidak jelas atau meragukan (gharar), terlarang (haram), dan riba. Mengacu pada prinsip tersebut, perbankan syariah memilik sistem yang berbeda dengan perbankan konvensional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Polri Gelar Upacara Serah Terima Panji Tribrata

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Megapolitan
Gubernur DKI Cek Pelayanan ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.