Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sampah Antariksa, Seberapa Berbahayakah bagi Kita di Bumi?

📅 Kamis, 30 Mar 2023, 15:00 WIB | Oleh: Tim Penulis

Ada banyak perkiraan yang berbeda mengenai kemungkinan sampah antariksa menghantam seseorang, tapi sebagian besar berada dalam kisaran satu banding 10 ribu. Ini adalah peluang tertimpa benda angkasa bagi setiap orang, di mana saja di seluruh dunia. Namun, kemungkinan seseorang yang tertentu tertabrak (seperti kamu atau saya) berada di kisaran satu banding satu triliun.

Ada beberapa faktor di balik perkiraan ini, tetapi mari kita fokus pada satu faktor utama untuk saat ini. Gambar di bawah ini menunjukkan jalur orbit yang dilalui roket Long March 5B-Y3 selama 24 jam terakhirnya (objek-objek yang berbeda mengambil jalur orbit yang berbeda), serta lokasi pendaratan kembali yang ditandai dengan warna merah.

Seperti yang terlihat, roket ini mengorbit di atas bumi dalam waktu yang cukup lama.

Khususnya dalam orbit ini, pesawat tersebut menghabiskan sekitar 20% waktunya di atas daratan. Perkiraan umum menunjukkan bahwa 20% daratan dihuni, yang berarti ada kemungkinan 4% Long March 5B masuk kembali ke area yang dihuni.

Angka ini mungkin tampak cukup tinggi. Namun, jika kita mempertimbangkan berapa banyak "lahan yang dihuni" yang sebenarnya dihuni oleh manusia, kemungkinan cedera atau kematian menjadi jauh lebih kecil.

Di sisi lain, kemungkinan kerusakan pada bangunan lebih tinggi. Ini bisa mencapai 1% untuk setiap peluncuran ulang Long March 5B.

Selain itu, risiko keseluruhan yang ditimbulkan oleh sampah antariksa akan meningkat seiring dengan banyaknya objek yang diluncurkan dan jatuhnya ke atmosfer. Rencana perusahaan dan badan antariksa di seluruh dunia saat ini akan melibatkan lebih banyak lagi peluncuran.

Stasiun Luar Angkasa Tiangong milik Cina akan selesai dibangun pada akhir tahun ini. Dan Korea Selatan baru-baru ini menjadi negara ketujuh yang meluncurkan muatan satelit yang lebih berat dari satu ton - dengan rencana untuk mengembangkan sektor luar angkasanya bersama Jepang, Rusia, India, dan Uni Emirat Arab).

Kemungkinan besar peluang untuk tertabrak akan terus meningkat (tetapi semoga tetap sangat kecil).

Bagaimana Cara Kita Mempersiapkan Diri?

Ada dua pertanyaan yang muncul di benak saya:

    1. Dapatkah kita memprediksi kedatangan kembali sampah-sampah itu?
    2. Apa yang bisa kita lakukan untuk mengurangi risiko?

Mari kita mulai dengan prediksi. Sangatlah sulit untuk memprediksi di mana sebuah objek di orbit yang tidak terkendali akan masuk kembali ke atmosfer Bumi. Aturan umum yang berlaku adalah ketidakpastian perkiraan waktu masuk kembali adalah antara 10% hingga 20% dari waktu orbit yang tersisa.

Artinya, sebuah objek yang diperkirakan akan masuk kembali ke Bumi dalam sepuluh jam akan memiliki margin ketidakpastian sekitar satu jam. Jadi, jika sebuah objek mengorbit Bumi setiap 60-90 menit, objek tersebut bisa masuk ke mana saja.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.