Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sampah Antariksa, Seberapa Berbahayakah bagi Kita di Bumi?

📅 Kamis, 30 Mar 2023, 15:00 WIB | Oleh: Tim Penulis

Memperbaiki margin ketidakpastian ini merupakan tantangan besar dan akan membutuhkan banyak penelitian. Meskipun demikian, kecil kemungkinan kita bisa memprediksi lokasi masuknya kembali sebuah objek dengan lebih akurat daripada dalam jarak 1.000 km.

Cara untuk Mengurangi Risiko

Mengurangi resiko adalah sebuah tantangan, tetapi ada beberapa pilihan.

Pertama, semua benda yang diluncurkan ke orbit Bumi harus memiliki rencana untuk mengorbit dengan aman ke area yang tidak berpenghuni. Ini biasanya disebut SPOUA (South Pacific Ocean Uninhabited Area) - juga dikenal sebagai "pemakaman pesawat ruang angkasa".

Ada juga opsi untuk merancang komponen dengan hati-hati sehingga komponen tersebut benar-benar hancur saat memasuki bumi kembali. Jika semuanya terbakar habis saat mencapai atmosfer atas, tidak akan ada lagi risiko yang signifikan.

Sudah ada beberapa pedoman yang mengharuskan minimalisasi risiko sampah antariksa, seperti pedoman Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk keberlanjutan jangka panjang kegiatan luar angkasa - tetapi mekanisme untuk hal ini tidak diperinci.

Selain itu, bagaimana pedoman ini berlaku secara internasional dan siapa yang dapat menegakkannya? Pertanyaan-pertanyaan tersebut masih belum terjawab.

Singkatnya, haruskah kita khawatir akan tertimpa sampah antariksa? Untuk saat ini, tidak. Apakah penelitian lebih lanjut tentang sampah antariksa penting untuk masa depan? Tentu saja.

Demetrius Adyatma Pangestu dari Universitas Bina Nusantara menerjemahkan artikel ini dari bahasa Inggris.The Conversation

Fabian Zander, Senior Research Fellow in Aerospace Engineering, University of Southern Queensland

Artikel ini terbit pertama kali di The Conversation. Baca artikel sumber.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.