Udara di Pesawat Bisa Rusak Kulit, Ini 4 Skincare yang Wajib Dibawa
📅 Selasa, 28 Mar 2023, 15:11 WIB | Oleh: Suliana"Sementara bahan jendela pesawat dapat menghalangi sinar UVB, mereka hanya menghentikan penetrasi sinar UVA sekitar 50 persen," ujar Yong.
3. Pelembap
Selain minum banyak air, jaga agar kulit tetap terhidrasi dengan baik dengan pelembap atau face mist yang mampu melembapkan. Ong berbagi bahwa dia melihat mantan rekannya menghapus riasan mereka selama penerbangan panjang dan menerapkan skincare ulang hanya untuk melembabkan kulit mereka, sebelum merias wajah mereka lagi.
Untuk memaksimalkan kelembapan kulit wajah, Anda juga bisa menggunakan sheet mask. Namun, Tan Ying Zhou, pendiri dan direktur medis dari Mizu Aesthetics, memperingatkan agar masker tidak terlalu lama menempel di kulit.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Masker tidak boleh dibiarkan terlalu lama atau semalaman karena memiliki efek sebaliknya yaitu menyerap kembali kelembapan dari kulit," ujar Zhou.
4. Hapus Make-up
Sama seperti rutinitas ketika hendak tidur, Anda juga tidak boleh memakai riasan saat penerbangan jarak jauh untuk menghindari timbulnya jerawat.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kelembaban rendah di dalam pesawat membuat kulit dehidrasi, yang dapat menyebabkan produksi sebum berlebih. Dengan alas bedak yang berat menjebak kotoran dan sebum untuk waktu yang lama, ini menjadi tempat berkembang biak yang sempurna untuk terbentuknya jerawat, "jelas Zhou.
Zhou menyarankan merias wajah sebelum mendarat atau bahkan setelahnya. Namun, pastikan untuk lebih dulu membersihkan kulit Anda secara menyeluruh untuk menghilangkan kotoran dan sebum yang mungkin terkumpul selama penerbangan sebelum mulai menggunakan make-up.
5. Gunakan lip balm
Selain kulit, sirkulasi udara di pesawat juga bisa membuat bibir Anda kering. Karena itu jangan lupa untuk membawa lip balm ketika hendak bepergian dengan pesawat dan aplikasikan produk pelembap itu secara rutin selama penerbangan. Akan lebih baik jika lip balm yang Anda kenakan mengandung SPF.
"Kulit di bibir lebih tipis dan lebih halus daripada kulit di bagian tubuh lainnya, dan seringkali merupakan area pertama yang menunjukkan tanda-tanda kekeringan. Bibir pecah-pecah tidak hanya tidak estetis, tetapi juga bisa menyakitkan," jelas Yong.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!