Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ngeri, Sedang berkebun Dua Warga Lombok Tewas Disambar Petir

📅 Selasa, 28 Mar 2023, 15:45 WIB | Oleh:
Ngeri, Sedang berkebun Dua Warga Lombok Tewas Disambar Petir Doc: ANTARA/Humas Polres Lombok Timur
Ket. Salah satu korban yang mengalami luka akibat disambar petir di wilayah Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.

PRAYA, Lombok tengah - Dua orang warga Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat tewas disambar petir saat terjadi hujan lebat yang disertai angin kencang yang melanda wilayah setempat pada Senin petang (27/3).

"Dua korban yang meninggal dunia itu merupakan wanita atas nama Ibu Budi (50) asal Desa Mertak, Kecamatan Pujut dan Ibu Ben (45) asal Desa Kidang, Kecamatan Praya Timur," kata Kapolres Lombok Tengah, AKBP Irfan Nurmansyah dalam keterangan tertulisnya di Praya, Selasa (28/3).

Selain mengakibatkan korban jiwa, hujan pada Senin sekitar pukul 17.00 Wita yang disertai petir tersebut menyebabkan dua orang mengalami luka bakar yang dialami suami istri, yakni Budi (50) dan istrinya (45) asal Desa Mertak, Kecamatan Pujut, akibat disambar petir di Desa Wakan Kecamatan Jerowaru Kabupaten Lombok Timur.

"Korban tewas disambar petir di tempat berbeda, ada yang di Desa Bilelando, Lombok Tengah dan Lombok Timur," katanya.

Kronologis kejadiannya berawal pada saat korban yang merupakan satu keluarga terdiri atas tujuh orang berangkat dari rumahnya menuju lokasi kejadian untuk panen jagung.

Pada saat sedang panen jagung situasi cuaca dalam keadaan hujan, sehingga korban dan keluarganya yang lain menghentikan aktivitas dan berteduh di sebuah gubuk kecil yang dibangun di bawah pohon.

"Secara tiba-tiba petir menyambar bangunan kecil tersebut dan mengenai korban, sehingga akibat dari peristiwa itu satu korban meninggal dunia dan dua orang mengalami luka bakar," katanya.

Sementara itu, untuk kronologis korban asal Desa Kidang tersebut bermula ketika korban bersama suami dan keluarganya untuk pergi panen padi, saat itu tiba-tiba hujan dan korban disambar petir.

"Korban juga tiba-tiba disambar petir, hingga korban meninggal dunia. Korban sempat diberikan pertolongan medis, namun tidak bisa diselamatkan," katanya.

Kapolres juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap dampak cuaca ekstrem yang dapat ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor dan pohon tumbang serta petir.

"Tetap waspada saat terjadi hujan yang disertai petir dan angin kencang," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Ekonomi
Koperasi Harus Bangkit! Fok...

Kerugian Besar Bangsa, Rumah Adat Sade Terbakar

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kerugian Besar Bangsa, Ruma...
Daerah
NTT Terus Diguncang Gempa S...

Piala Super Jerman Jatuh ke Tangan Muenchen

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Piala Super Jerman Jatuh ke...
Daerah
Program-program Unggulan Go...
Kemenekraf dan BI Perkuat Kolaborasi Pacu Pelaku Ekraf Naik Kelas

Kemenekraf dan BI Perkuat Kolaborasi Pacu Pelaku Ekraf Naik Kelas

22 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.