Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jumlah Kesembuhan Covid-19 Bertambah 246 Orang

📅 Senin, 27 Mar 2023, 00:01 WIB | Oleh:
Jumlah Kesembuhan Covid-19 Bertambah 246 Orang Doc: Sumber: Covid19.go.id

JAKARTA - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 melaporkan angka kesembuhan Covid-19 bertambah sebanyak 246 orang pada Minggu pukul 12.00 WIB. Dengan penambahan ini maka total kesembuhan sejak Maret 2020 menjadi 6.578.507 orang.

Seperti dikutip dari Antara, berdasarkan data Satgas Covid-19 yang diterima di Jakarta, Minggu (26/3), kesembuhan Covid-19 terbanyak terjadi di Provinsi DKI Jakarta yaitu 101 orang, disusul Jawa Barat 55 orang, Banten 34 orang, dan Jawa Timur 32 orang.

Kemudian, Jawa Tengah tujuh orang, Bali tujuh orang, Daerah Istimewa Yogyakarta lima orang, Kalimantan Selatan dua orang, serta Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Sulawesi Tenggara masing-masing satu orang.

Sementara itu, untuk penambahan kasus harian Covid-19 adalah sebanyak 426 orang dengan provinsi penyumbang penambahan kasus terbanyak adalah DKI Jakarta 205 kasus, Jawa Barat 81 kasus, Jawa Timur 47 kasus, Banten 35 kasus, Jawa Tengah 25 kasus, dan DI Yogyakarta 19 kasus.

Selanjutnya, Lampung, Bangka Belitung, Kepulauan Riau dan Nusa Tenggara Timur masing-masing satu kasus serta Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Selatan masing-masing dua kasus.

Penambahan kasus harian tersebut menyebabkan total kasus terkonfirmasi positif sejak Maret 2020 mencapai 6.744.033 orang, sedangkan untuk kasus meninggal tidak ada penambahan, sehingga tetap 160.994 orang.

Satgas Covid-19 mencatat jumlah orang yang diperiksa sebanyak 8.134 orang meliputi hasil positif sebanyak 426 orang dan negatif 7.708 orang. Selain orang, Satgas Covid-19 turut menguji spesimen sebanyak 10.625 di ratusan jaringan laboratorium di seluruh Indonesia yakni terdiri dari spesimen dengan hasil positif sebanyak 624 dan negatif 10.000.

Untuk tingkat positif atau positivity rate spesimen harian adalah 5,87 persen dan untuk positivity rate orang harian adalah 5,24 persen.

Evaluasi Prokes

Dalam rangka semakin menekan kasus Covid-19, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sedang mengevaluasi prosedur protokol kesehatan (prokes) di ruang publik dalam rangka mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 yang dipicu varian baru menjelang aktivitas mudik Lebaran 2023.

Hal ini terkait lonjakan kasus Covid-19 bukan dipicu oleh kegiatan mudik, melainkan bersumber dari varian baru yang muncul di Indonesia dan sejumlah negara di dunia.

Ketentuan prokes di ruang publik perlu memastikan kesehatan dari setiap individu yang saling berinteraksi. Terhadap mereka yang sedang sakit atau bergejala masih perlu patuh pada prokes yang berlaku bagi pelaku perjalanan dalam dan luar negeri.

Selain itu, pemerintah juga gencar melakukan vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat yang hingga kini telah diberikan terhadap 234.666.020 target sasaran vaksin dengan rincian 203.820.924 dosis pertama, 174.850.112 dosis kedua, 68.606.810 dosis ketiga dan 3.060.600 dosis keempat.

Pengamat kebijakan publik dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Slamet Rosyadi, menilai kebijakan yang melarang pejabat dan aparatur sipil negara (ASN) menggelar buka puasa bersama dalam rangka mendukung masa transisi menuju endemi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Jepang akan Menaikan Biaya Visa Lima Kali Lipat Mulai 1 Juli

46 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Jepang akan Menaikan Biaya ...
Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.