Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bekasi Perlu Unit Pelayanan Teknis

📅 Senin, 27 Mar 2023, 04:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bekasi Perlu Unit Pelayanan Teknis Doc: ANTARA/Pradita Kurniawan Syah
Ket. Tanggul Sungai Citarum di Kampung Solokan Kendal, Desa Pantai Bahagia, Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi jebol.

BEKASI - Sebagai solusi dan antisipasi keterbatasan wewenang daerah aliran sungai diusulkan perlu dibentuk Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD). Usul ini disampaikan Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kabupaten Bekasi, Henri Lincoln, Sabtu (25/3).

"Usulan dibuatkan UPTD Sumber Daya Air untuk mempercepat penanganan di lapangan. Bupati perlu membentuk UPTD karena memang belum ada hingga saat ini," jelas Henri. Dia mengatakan melalui UPTD, nantinya pemerintah daerah dapat mengajukan penambahan alat berat serta armada truk pengangkut sampah hingga lumpur hasil sedimentasi.

"Sebenarnya kalau untuk aliran sungai yang menjadi kewenangan Pemkab Bekasi, sudah dilakukan normalisasi. Walaupun secara bertahap dari tahun lalu hingga saat ini," katanya.
Henri mengaku kesulitan menangani Daerah Aliran Sungai (DAS) yang meluap dan mengakibatkan permukiman di sekitar tergenang banjir, dengan alasan tidak mempunyai kewenangan.

Dia menyebut di Kabupaten Bekasi ada dua DAS. Pertama DAS Citarum, dari Muaragembong, Cipamingkis, hingga Kali Cibeet yang merupakan kewenangan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum. Kemudian, Daerah Aliran Sungai Kali Bekasi, meliputi Kali Cikarang Bekasi Laut, Cikarang, Cilemah Abang, dan Kali Ciherang.

Henri selama ini sebatas berkoordinasi dengan BBWS terkait kondisi DAS tersebut. Misalnya saat ada tanggul yang kritis untuk diperbaiki, dia mengirim surat agar ditangani. "Kami tidak bisa langsung mengerjakan karena anggarannya besar," ujarnya.

Selain itu, apabila dikerjakan, anggaran nya berbasis laporan keuangan. Ini yang menjadi kendala karena kewenangan DAS ada di BBWS.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
Megapolitan
Daftar Lokasi Samsat Kelili...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.