Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Saham Deutsche Bank Anjlok Di Tengah Kegelisahan Global terhadap Perbankan

📅 Sabtu, 25 Mar 2023, 00:23 WIB | Oleh:
Saham Deutsche Bank Anjlok Di Tengah Kegelisahan Global terhadap Perbankan Doc: Istimewa
Ket. Menara Kembar Deutsche Bank di Frankfurt , Jerman.

FRANKFURT - Saham Deutsche Bank pada Jumat (24/3) turun tajam, menyeret bank-bank besar Eropa lainnya dan mendorong Kanselir Jerman, Olaf Scholz, untuk menumbuhkan kepercayaan pada pemberi pinjaman terbesar di negara itu setelah kekhawatiran tentang sistem keuangan global mengirimkan getaran baru ke seluruh pasar.

Dilansir oleh Associated Press (AP) News,
Saham Deutsche Bank silaporkan turun 7 persen pada perdagangan sore hari di bursa saham Jerman setelah jatuh sebanyak 14 persen. Itu mengikuti kenaikan tajam dalam biaya untuk mengasuransikan pemegang obligasi terhadap bank yang gagal membayar utangnya, yang dikenal sebagai credit default swaps.

Meningkatnya biaya untuk mengasuransikan utang juga merupakan awal dari penyelamatan yang didukung pemerintah oleh pemberi pinjaman Swiss, Credit Suisse, oleh UBS saingannya. Pengambilalihan yang diatur dengan tergesa-gesa pada hari Minggu bertujuan untuk membendung pergolakan dalam sistem keuangan global setelah runtuhnya dua bank Amerika Serikat (AS) dan kegelisahan tentang masalah jangka panjang Credit Suisse menyebabkan sahamnya berkinerja buruk dan pelanggan menarik uang mereka.

Ditanya apakah Deutsche Bank bisa menjadi Credit Suisse berikutnya, Scholz berkata, "Tidak ada alasan untuk khawatir".

"Deutsche Bank telah memodernisasi dan mengatur ulang bisnisnya secara menyeluruh dan merupakan bank yang sangat menguntungkan," kata Scholz setelah KTT Uni Eropa, di Brussel.

Seperti Credit Suisse, Deutsche Bank adalah salah satu dari 30 lembaga keuangan yang signifikan secara global, dengan aturan internasional yang mengharuskannya untuk memiliki cadangan modal yang lebih tinggi karena kegagalannya dapat menyebabkan kerugian yang meluas.

Bank-bank besar Eropa lainnya juga jatuh pada Jumat, dengan Commerzbank Jerman turun 4,9 persen, Societe Generale Prancis turun 6 persen, dan Raiffeisen Austria turun 7 persen.

Pasar telah diguncang oleh kekhawatiran bahwa bank lain mungkin mengalami masalah tak terduga seperti Silicon Valley Bank yang berbasis di AS, yang bangkrut setelah pelanggan menarik uang mereka dan menderita kerugian yang tidak diasuransikan karena suku bunga yang lebih tinggi.

Masalah Credit Suisse, termasuk kerugian 5,5 miliar dolar AS dalam berurusan dengan dana investasi swasta, mendahului keruntuhan Silicon Valley Bank dan Signature Bank, tetapi deposan dan investor melarikan diri setelah kegagalan AS memfokuskan perhatian yang kurang bersahabat pada bank dan investor utama Credit Suisse menolak untuk memberikan lebih banyak uang.

Deutsche Bank telah menghasilkan laba 10 kuartal berturut-turut, termasuk 5,7 miliar euro (6,1 miliar dolar AS ) tahun lalu, meningkatkan kekayaannya di bawah CEO Christian Sewing.

Sebelum itu, bank mengalami rentetan panjang profitabilitas yang rendah dan masalah dengan regulator sejak krisis keuangan global 2008, termasuk penalti 7,2 miliar dolar dari otoritas AS karena menyesatkan pembeli sekuritas berbasis hipotek kompleks yang kemudian memburuk.

"Meskipun rebound di bawah Sewing, bank adalah kandidat alami" untuk aksi jual pasar karena masalah sebelumnya, kepemilikan yang besar, terkadang rumit, dan skeptisisme pasar tentang keuntungannya di masa depan," kata ahli keuangan di Sekolah Keuangan dan Manajemen Frankfurt, Sascha Steffen.

Menurut Steffen, pasar menghargai bank kurang dari aset di neraca. "Itu berarti investor masih sangat khawatir tentang risiko apa yang dimiliki bank di neraca atau potensi pendapatannya ke depan, dan itu tidak baik," ungkap dia.

Bank-bank global besar, lajutnya, telah menjual lebih banyak daripada yang lebih kecil dalam gejolak keuangan baru-baru ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.