Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Korea Utara Klaim Sedang Uji Coba Drone Serang Nuklir Bawah Laut

📅 Jumat, 24 Mar 2023, 11:09 WIB | Oleh: Tim Penulis
Korea Utara Klaim Sedang Uji Coba Drone Serang Nuklir Bawah Laut Doc: AP/KCNA
Ket. Dalam foto yang diambil selama 21-23 Maret 2023 dan disediakan pemerintah Korea Utara ini, pemimpin Kim Jong Un mengawasi latihan di provinsi South Hamgyong, Korea Utara.

SEOUL - Korea Utara mengklaim pada Jumat (24/3), pihaknya telah menguji coba drone nuklir bawah laut yang mampu melepaskan "tsunami radioaktif". Negara itu menyalahkan latihan AS-Korea Selatan atas situasi keamanan regional yang memburuk.

Pyongyang melakukan latihan sebagai respons atas latihan bersama AS-Korsel pada minggu ini, kata Kantor Berita Pusat Korea resmi (KCNA), termasuk pengujian sistem pengiriman nuklir bawah laut yang baru.

"Drone serang bawah air nuklir ini dapat dikerahkan di pantai dan pelabuhan manapun atau ditarik oleh kapal permukaan untuk operasi," kata laporan itu.

Misi senjata itu adalah untuk "menyusup secara diam-diam ke perairan operasional dan membuat tsunami radioaktif berskala super ... untuk menghancurkan kelompok penyerang angkatan laut dan pelabuhan operasional utama musuh," tambahnya.

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un secara pribadi memantau uji coba tersebut, KCNA melaporkan. Gambar yang dirilis surat kabar Rodong Sinmun Pyongyang menunjukkan Kim tersenyum dan gambar seperti ledakan bawah air.

KCNA juga mengatakan, Pyongyang telah menembakkan rudal jelajah strategis "berujung hulu ledak nuklir" pada Rabu.

Namun para analis mempertanyakan klaim Korea Utara tersebut.

Gagasan bahwa Pyongyang memiliki "drone bawah laut berkemampuan nuklir harus ditanggapi dengan skeptis," kata Leif-Eric Easley, seorang profesor di Universitas Ewha di Seoul.

Sebaiknya Anda baca juga:

"Klaim Pyongyang tentang sistem senjata baru tidak sama dengan demonstrasi kemampuan yang kredibel," tambahnya.

Dalam sebuah unggahan Twitter, analis Ankit Panda yang berbasis di AS mengatakan tidak dapat dikesampingkan bahwa pengumuman itu adalah "upaya penipuan/psyop".

Meski begitu, klaim itu "mengejutkan," kata Cheong Seong-chang dari Institut Sejong swasta kepada AFP.

Jika benar, sulit untuk melihat bagaimana Seoul "dapat menanggapi senjata baru yang begitu tangguh dari Korea Utara yang (katanya) dapat sepenuhnya menghancurkan pelabuhan operasional utama Korea Selatan."

Pernyataan KCNA juga menunjukkan "Pyongyang lebih dari siap untuk menggunakan senjata nuklir taktisnya kapan saja," kata An Chan-il, seorang pembelot yang menjadi peneliti, kepada AFP.

"Ini jelas semakin memperkuat pembenaran Kim untuk uji coba nuklirnya di masa depan."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Daerah
Polda Jabar Tangkap Tersang...

Penataan Ruang Publik Menyambut HUT DKI Jakarta

24 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Penataan Ruang Publik Menya...
Daerah
Peringatan Hari Keamanan Pa...
Ekonomi
Program SPHP Kedelai Dukung...
Nasional
Pemerintah Perkuat SDM Mela...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.