Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Northrop Grumman akan Menerima $6,7 Miliar untuk Pengembangan Pembom Nuklir B-21 Raider dan Rudal Antar Benua Generasi Terbaru

📅 Rabu, 15 Mar 2023, 05:04 WIB | Oleh:
Northrop Grumman akan Menerima $6,7 Miliar untuk Pengembangan Pembom Nuklir B-21 Raider dan Rudal Antar Benua Generasi Terbaru Doc: Istimewa
Ket. Pesawat pembom nuklir dengan teknologi siluman, B-21 Raider, buatan Northrop Grummann. Perusahaan akan menerima 9 miliar dolar AS untuk mengembangkan pembom nuklir B-21 Raider, pesawat tempur generasi keenam NGAD, dan rudal ICBM Sentinel.

WASHINGTON - Konglomerat aeroangkasa dan pertahanan dari Amerika Serikat (AS),
Northrop Grumman, baru-baru ini dilaporkan akan menerima dana sebesar 9 miliar dolar AS untuk mengembangkan tiga proyek utama militer.

Dalam rincian yang dilansir oleh GG News, sebagian besar dana, 3,7 miliar dolar AS, akan dikucurkan untuk rudal balistik antarbenua LGM-35A Sentinel, 3 miliar dolar AS untuk pembom nuklir B-21 Raider, dan 2,3 miliar dolar AS untuk pesawat tempur generasi keenam, Next Generation Air Dominance (NGAD).

Departemen Pertahanan (Pentagon) akan mengajukan 145 miliar dolar AS untuk pengembangan teknologi baru selain 170 miliar dolar AS yang akan digunakan untuk pembelian senjata pada tahun fiskal 2024.

"Dengan itu, Northrop Grumman akan menjadi penerima belanja terbesar,' bunyi laporan itu.

Pabrikan itu baru-baru ini menguji mesin untuk Sentinel, rudal balistik antarbenua generasi terbaru yang akan menggantikan rudal Minuteman III. Saat ini tahapan sedang pada uji terbang dari sistem propulsi.
Sentinel akan menggantikan Minuteman III dan akan tetap beroperasi hingga 2075.

Program kedua adalah pengembangan pembom nuklir B-21 Raider generasi berikutnya. Itu diresmikan pada Desember 2022 dan akan melakukan penerbangan.
Secara total, Angkatan Udara AS akan memiliki 100 pembom siluman itu.

Sedangkan untuk jet tempur NGAD, militer diharapkan menerima 200 pesawat, dengan yang pertama muncul pada pertengahan dekade berikutnya. Mereka akan menggantikan F-22 Raptor, yang sayangnya bagi AS, telah dicuri teknologinya untuk prototipe pesawat tempur generasi kelima Tiongkok, J-20 Mighty Dragon.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
BRI Super League 2026/2027: Persija Jakarta Kalahkan Persib Bandung 2-1 di GBK

BRI Super League 2026/2027: Persija Jakarta Kalahkan Persib Bandung 2-1 di GBK

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.