Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Harga Beras, Telur, dan Ayam Naik

📅 Rabu, 15 Mar 2023, 04:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Harga Beras, Telur, dan Ayam Naik Doc: ANTARA/Pradita Kurniawan Syah
Ket. Pedagang telur ayam di Pasar Tambun, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi sedang melayani pembeli.

BEKASI - Menjelang puasa, sejumlah daerah mengalami peningkatan harga kebutuhan pokok . Hal yang sama dirasakan di Kabupaten Bekasi, harga telor ayam naik dari 27.000 menjadi 30.000 per kilogram. Demikian pantauan di sejumlah pasar di Kabupaten Bekasi, Selasa (14/3).

"Telur ayam jadi 30.000, sebelumnya 27.000," ujar seorang pedagang telor ayam Pasar Tambun, Feri. Kenaikan ini sudah terjadi tiga hari belakangan. Tapi kenaikannya belum tinggi, paling dua atau tiga ribu rupiah.

Dia memprediksi harga telur ayam masih akan terus naik hingga menjelang Ramadan. Itu berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya saat memasuki periode tersebut. "Pasti naik sampai jelang puasa. Tidak tiap hari. Ada turun juga nanti. Biasanya memang fluktuatif. Kalaupun naik atau turun, paling hanya seribu atau dua ribu," ujar Feri.

Kenaikan harga juga terjadi untuk komoditas ayam potong. Menurut pedagang ayam di Pasar Cikarang, Umar, menyebut ada kenaikan sebesar 5 ribu-7 ribu per ekor. "Harga normal ayam potong 30 ribu, sekarang sudah 35 ribu per ekor. Sudah sepekan naik terus," tutur Umar.

Umar tidak mengetahui secara pasti penyebab kenaikan harga. Dia hanya mengaku lonjakan harga lumrah terjadi menjelang Ramadan. "Memang biasanya kalau awal puasa semua barang naik harga. Tapi kalau ayam nanti biasanya turun awal puasa dan menjelang Lebaran, baru naik lagi," ucapnya.

Selain telur dan ayam, kenaikan harga juga terjadi untuk beras kualitas sedang dan tinggi. Seorang pedagang beras di Pasar Cikarang, Nanang, mengatakan harga beras mayoritas naik 1.000-2.000 per kilogram. "Beras kualitas sedang biasanya 9 ribuan. Kini, naik jadi 10 ribuan. Beras yang paling bagus biasanya 11 ribu, sekarang 12 ribuan," ujarnya.

Sementara itu, harga daging sapi dan cabai rawit merah masih relatif stabil. Daging sapi masih dijual seharga 120 ribu per kilogram, sedangkan cabai rawit merah hingga kini masih seharga 70 ribu sekilogram.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Menterinya aja kena OTT KPK :D
  • Menekraf: Aplikasi Digital Kini Jadi Denyut Nadi Aktivitas Masyarakat, Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
    Membaca pemaparan komprehensif ini membuat saya semakin optimis ...
  • Ekonomi Kreatif dan UMKM Jakarta Mulai Andalkan Cetak 3D untuk Produksi Skala Kecil
    Mengetahui fakta bahwa penggunaan filamen berbasis PLA yang ...
  • Industri Baterai Dipacu, Transisi Energi dan Ekonomi Digital Jadi Kunci
    Ulasan yang sangat komprehensif dari Koran Jakarta mengenai ...
  • Bos Perusahaan AI Dunia Ingin Perlambat Pengembangan, Persaingan AS-Tiongkok Jadi Hambatan
    Sangat disayangkan melihat bagaimana niat baik untuk mengkaji ...
Luar Negeri
PBB Serukan Tindakan Mendes...
Megapolitan
Korban Pungli Diganti Dua K...
Nasional
KUR Didorong Perkuat UMKM a...
Advertisement
BI: Rupiah Makin Mendunia Berkat QRIS Antarnegara

BI: Rupiah Makin Mendunia Berkat QRIS Antarnegara

16 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.