Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Strategi Membangun dan Memperkuat 'Brand'

📅 Senin, 13 Mar 2023, 06:40 WIB | Oleh:
Strategi Membangun dan Memperkuat 'Brand' Doc: Istimewa

Pertanyaan:

Bu Rossa, bisnis keluarga kami sudah berjalan hampir lima tahun dan terus berkembang. Saya diminta menanganibranding-nya agar makin kuat identitasnya dan makin menempel dalam ingatan konsumen. Membangunbrandtentu tidak mudah dan pengalaman saya pun belum banyak. Mohon advisnya Bu Rossa.

Jawaban:

Brandyang sukses dan berkelanjutan tidak sekejap mata terbentuk. Butuh strategi, uji coba dan pengalaman jatuh bangun di lapangan. Seiring berjalannya waktu, tak heran jika kesalahan dalambrandingmasih sering terjadi. Kesalahan adalah hal yang wajar dan bisa dijadikan pelajaran untuk berkembang lebih baik lagi.

Apa saja kesalahanbrandingyang umum terjadi dan bagaimana cara mengatasinya akan dijelaskan di bawah ini.

1. Misi dan nilai bisnis tidak jelas

Memulai perencanaan strategibrandingdanbrand imagetanpa menentukan nilai serta tujuan bisnis akan membuatdisjointed brandataubrandingyang tidak terhubung.

Kesalahan ini umum terjadi dalam bisnis yang baru memulai prosesbranding. Menentukan nilai dan tujuan adalah elemen penting untuk menentukan arah dan standar daribrand image.

Hal ini juga yang bisa memudahkan para calon pengguna atau konsumen terkoneksi dengan perusahaan dan produk yang ditawarkan. Bisnis denganbrandingyang baik dan kuat akan memiliki nilai serta visi misi yang jelas.

2.Minim riset pasar

Melakukan riset pasar adalah salah satu langkah yang sangat penting dalambranding. Melalui riset pasar ini, Anda akan menemukan apa saja yang menjadi pertimbangan bagi audiens untuk memilih suatubrand.

Kesalahan dalambrandingini masih sering dilakukan saat bisnis menganggap bahwa semua orang bisa menjadi target pasar mereka. Padahal, menargetkan semua orang justru akan mempersulitbrandatau produk dikenal. Hal tersebut akhirnya akan mempengaruhiengagementdan penjualan. Tanpa riset dan analisis yang kuat, usahabrandingAnda akan jadi sia-sia.

3.Melupakan "brand guideline"

Mengabaikanguidelineatau pedoman yang telah dibentuk untuk brand Anda adalah kesalahan dalambrandingselanjutnya. Biasanya, saat membentuk sebuahbrand, perusahaan akan membuatguidelineseperti warna yang digunakan hingga pedoman iklan di media sosial.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Olahraga
Pelatih Timnas Indonesia Jo...

Defisit Migas Tekan Neraca Perdagangan

45 menit yang lalu | Lukman

Nasional
Defisit Migas Tekan Neraca ...
Nasional
RUU Perampasan Aset Jangan ...
Luar Negeri
Inggris Hadapi Ancaman Rese...
Nasional
RI Butuh Lebih Banyak Wirau...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.