Kota-kota di Asia Mengalami Peningkatan Paparan Kenaikan Permukaan Laut
📅 Sabtu, 11 Mar 2023, 00:00 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SStudi sebelumnya mengatakan banjir pesisir di Manila diperkirakan terjadi 18 kali lebih sering pada tahun 2100 dibandingkan tahun 2006, hanya berdasarkan perubahan iklim.
Namun, studi baru menunjukkan bahwa dalam skenario terburuk, banjir seperti itu dapat terjadi 96 kali lebih sering berdasarkan perubahan iklim dan variabilitas iklim internal.
Demikian pula Yangon diproyeksikan mengalami peningkatan peristiwa langka seperti itu dari 148 menjadi 471 kali lebih sering, sementara di Ho Chi Minh, peningkatannya dari 77 kali menjadi 2.882 kali lebih sering.
"Dengan mempertimbangkan dampak variabilitas iklim internal, perubahan signifikan dalam frekuensi banjir episodik pada akhir abad ini diharapkan di daerah dataran rendah yang kurang dari 10 meter di atas permukaan laut dan berpenduduk padat daerah, seperti delta Ayeyarwady, delta Mekong, dan di pulau dataran rendah di Pasifik tropis, menempatkan jutaan orang dalam bahaya," kata studi itu.
Sebaiknya Anda baca juga:
Para peneliti menggambar serangkaian simulasi dan analisis statistik dengan asumsi bahwa gas rumah kaca dipancarkan pada tingkat yang tinggi. Perkiraan tersebut datang dengan ketidakpastian yang cukup besar karena sistem iklim bumi yang kompleks dan tidak dapat diprediksi, kata mereka.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!